Minggu, 26 April 2026

Berita Gresik

Warga Malaysia Berikan Bantuan Peralatan Salat di Pulau Bawean Kabupaten Gresik

Warga Malaysia yang berada di Pulau Bawean Kabupaten Gresik mempererat silaturahmi dengan membagikan mukena.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Kepala Desa Sukaoneng
Warga Malaysia di Pulau Bawean memberikan bantuan berupa mukena di musala Dusun Nanggher, Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, Rabu (9/3/2022). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Warga Malaysia yang berada di Pulau Bawean Kabupaten Gresik mempererat silaturahmi dengan membagikan mukena.

Mukena dibagikan di Dusun Nanggher, Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik.

Masyarakat Pulau Bawean Gresik tidak bisa lepas persaudaraan dengan Malaysia.

Karena banyak warga Bawean yang merantau di negeri Jiran sejak dulu kala.

Sehingga banyak warga Malaysia yang sudah berkeluarga dengan warga asal Bawean.

Mempererat tali persaudaraan itu Gresik berbagi dengan warga sekitar.

Baca juga: Terjunkan Lampu Sorot Milik Armada Damkar, Tubuh Pemancing di Bangkalan Ditemukan Mengambang

Meski beda warga negara, bantuan berupa mukena kepada warga Dusun.

Total ada 45 potong mukena untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Kepala Desa Sukaoneng, Abdul Hayyi menyampaikan banyak terima kasih kepada warga Malaysia yang berada di desanya.

"Saya juga warga Dusun Nanggher, terima kasih banyak. Mukena ini nanti akan dipakai saat bulan Ramadhan, bukti mempererat tali persaudaraan Malaysia dengan Indonesia di Pulau Bawean," kata Hayyi, Rabu (9/3/2022).

Bantuan tersebut berasal dari salah satu warga asal Desanya yang sudah menjadi warga Malaysia yakni, Matariyah binti Asyik.

Ditambah lagi, seiring dengan berkembangnya teknologi.

Baca juga: Pencuri Roda Mobil di Kabupaten Tuban Masih Pelajar, Hanya Butuh Waktu 2 Menit untuk Mencopotnya

Saking banyaknya warga yang merantau ke Malaysia dan Singapura.

Di Dusun tersebut membentuk grup medsos yang bernama "Naggher Saudara" yang anggotanya ada sekitar 350 orang.

Di dalam grup ada warga Bawean, warga Malaysia dan Singapura.

Sekitar 225 anggota dari Malaysia dan Singapura, selebihnya asal Pulau Bawean semua.

Grup tersebut sudah aktif sejak tahun lalu.

Baca juga: Sudah Vaksin Covid-19 Lengkap Tak Perlu Tunjukkan Hasil Antigen atau PCR saat Naik Kereta Api

Selalu aktif mengabarkan informasi warga Bawean yang berada di Malaysia atau Singapura.

Selain informasi, bantuan dari warga yang berada di kedua negara sering datang.

"Bantuan berupa pakaian, pembangunan musala, fasilitas sanitasi seperti WC," tutupnya.

BACA BERITA GRESIK LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved