Berita Gresik
DPRD Gresik Beri Catatan di Hari Ulang Tahun Gresik
Kabupaten Gresik memperingati Hari Ulang Tahun ke-48 Pemkab Gresik dan hari jadi yang ke-535 Kota Gresik.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, GRESIK - Kabupaten Gresik memperingati Hari Ulang Tahun ke-48 Pemkab Gresik dan hari jadi yang ke-535 Kota Gresik.
DPRD Kabupaten Gresik memberikan catatan pada momen hari jadi ini.
Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir memberikan selamat HUT ke-48 Pemkab Gresik dan HUT ke-535 Kota Gresik.
Menurutnya usia Kabupaten Gresik sudah tidak muda lagi.
Pemerintah daerah harus bekerja ekstra keras membuat warganya bahagia.
Bahagia yang dimaksud adalah kemudahan bagi masyarakat.
"Kita harus berupaya sekuat tenaga agar seluruh masyarakat Gresik ini hidup dalam kondisi Happiness. Bahagia karena cukup mangan, bahagia karna cukup sandang, dan bahagia karna cukup papan. Ini yang harus terus diupayakan oleh pemerintah Kabupaten Gresik dalam usia yang tidak muda lagi," ujarnya, Selasa (8/3/2022).
Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah memberikan catatan sejumlah poin.
Menurutnya angka kemiskinan memang ada penurunan sedikit karena pandemi Covid-19.
Proyeksi tenaga kerja lokal untuk industri di Gresik belum terlihat ada kemajuan walupun Perda tenaga kerja sudah ada.
Belum ada secara konkret MoU dengan perusahan besar agar ada kesepakatan yang mengikat.
"Beberapa industri masih belum menerapakan amanah Perda karena kurang sosialisasi," terangnya.
Kemudian banjir luapan Kali Lamong masih ada korban terdampak walaupun beberapa kegiatan sudah di lakukan untuk pencegahan banjir.
"Eksekusi percepatan penangan banjir Kali Lamong masih kurang dari target di awal-awal memang bagus dan terlihat gencar. Tapi sekarang sepertinya kurang concern. Infrastruktur juga, masih banyak JPD, Jalan Kabupaten yang rusak parah. E-KTP sebagai program andalan juga belum bisa dilaksanakan," paparnya.
Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim menambahkan agar program kerja yang tertuang dalam Nawa Karsa segera terwujud demi mewujudkan Gresik baru.
Jika Nawa Karsa segera terlaksana, tentu catatannya Gresik tidak ada lagi masalah banjir Kali Lamong, pendidikan, kesehatan, pengangguran dan angka kemiskinan tinggi.
"Kata kuncinya pemkab harus segara implementasikan Nawa karsa," tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan memberikan catatan akibat pandemi Covid-19 sejumlah pembangunan kurang berjalan maksimal.
Adanya refocusing anggaran selama pandemi Covid-19 membuat keterbatasan.
"Pembangunan infratruktur masih kurang maksimal dikarenakan pandemi covid-19. Sehingga anggaran untuk infrastruktur masih belum maksimal terkait penanganan jalan kabupaten, jalan poros desa, karena keterbatasan anggaran kita," kata Mujid.
Pandemi Covid-19 yang mulai melandai diharapkan dapat segera berakhir.
Sehingga kehidupan normal kembali. hal ini akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang sangat terpukul selama Pandemi Covid-19.
"Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir, kehidupan dapat normal kembali dan ekonomi meningkat sehingga target pendapatan ditahun 2022 bisa tercapai. Progam nawa karsa cepat terlaksana atau tercapai angka kemiskinan kita turun dan juga angka pengangguran turun. Karena dampak pandemi covid-19 banyak perusahaan yang merumahkan sebagian pekerjanya maupun pelaku ekonomi lesu. Kami berharap di hari ulang tahun ke-48 Pemkab Gresik dan ke-535 Kota Gresik kinerja para OPD bisa maksimal dan berinovasi untuk progam progam pemerintah," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ketua-dprd-gresik-abdul-qodir-adv.jpg)