Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Lamongan

Pelajar Cangkruk di Jam Sekolah Terjaring Operasi Kasih Sayang Hukumannya Baris Berbaris

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lamongan menjaring 18  pelajar dalam Operasi Kasih Sayang, Selasa (8/3/2022).

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Rudy Hartono
surya/Hanif Manshuri
Para pelajar yang terjaring Operasi Kasih Sayang dihukum untuk praktik baris berbaris dan menyanyi Padamu Negeri di Kantor Satpol PP, Selasa (8/3/2022) 

SURYA.co.id lLAMONGAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lamongan menjaring 18  pelajar dalam Operasi Kasih Sayang, Selasa (8/3/2022).

Belasan pelajar, dua diantaranya siswi itu diamankan saat sedang cangkruk ngopi di dua warung kopi di jalan Veteran  dan jalan Sunan Kalijaga.

Kebanyakan mereka adalah pelajar setingkat SLTA dan ada diantaranya pelajar sekolah menengah pertama (SMP).

Para pelajar ini asyik ngopi dan bolos saat jam pelajaran sekolah berlangsung. Dari dua warung kopi tersebut, langsung dinaikkan truk dan diangkut ke Kantor Satpol PP jalan Mastrip nomor 20.

Ada beberapa pelajar yang mencoba mau menghindar dari petugas. Namun karena warung dikepung anggota Satpol PP, para pelajar ini tidak ada kesempatan untuk kabur.

"Ada saja alasannya, sampai mereka cangkruk ngopi di warung," kata Kabid Penegakkan Perda, Safari kepada Surya.co.id, Selasa (8/3/2022).

Petugas tidak ingin terkecoh dan luluh dengan alasan yang dikemukakan para pelajar tersebut, dan tetap membawanya ke Kantor Satpol PP.

Di Kantor Satpol PP, para pelajar ini ditanyai satu persatu alasan cangkruk di warung pada jam efektif belajar.

Sepakat, petugas Satpol PP kemudian memberi sanksi agar ada efek jera." Ya kita hukum," kata Safari

Sanksi yang dijatuhkan pada belasan pelajar ini cukup mendidik dan bukan sanksi fisik yang tidak manusiawi.

Kepada mereka diminta untuk praktik baris berbaris. Dan itu berlaku untuk semuanya, baik putra maupun putri.

"Tapi bisa dilihat, saat praktik baris berbaris (PBB) semuanya banyak yang belingsatan, tidak teratur dan tidak ada yang sikap sempurna," katanya.Dengan sanksi PBB itu dimaksudkan untuk membina mental dan kedisplinan  bagi para siswa.

Sanksi lain adalah mereka diminta menyanyikan lagu Padamu Negeri. Itu ada yang tidak cakap, alias terlihat tidak hafal syairnya.

Harapannya, melalui operasi Kasih Sayang ini akan menekan kenakalan para siswa.

Sebelum diperbolehkan pulang, diminta dengan kesadaran sendiri membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Kami lakukan pendekatan persuasif. Mereka anak-anak yang perlu dibina," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved