Berita Bangkalan
Daya Pasokan Listrik ke Madura Normal 100 Persen, Ini Kata Ketua DPRD Bangkalan
Kondisi itu memaksa PLN menerapkan kebijakan pemadaman bergilir karena beban daya hanya ditopang oleh 1 Line.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Tahapan demi tahapan normalisasi daya pasokan listrik ke Pulau Madura telah rampung 100 persen, Senin (7/3/2022) setelah selama 9 hari mengalami defisit sebesar 73,35 MW akibat flashover (terbakar) kabel transmisi 150 kV di Jembatan Suramadu, Sabtu (26/3/2022) pukul 21.44 WIB.
Kepastian kembali normalnya pasokan listrik untuk empat kabupaten di Madura; Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep diungkapkan Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pamekasan, M Farqi Faris, Senin (7/3/2022).
“Alhamdulillah sistem kelistrikan Madura normal 100 persen mulai pukul 03.07 WIB. PLN berhasil memulihkan pasokan listrik untuk seluruh pelanggan yang terdampak gangguan penghantar SKTT (Saluran Kabel Tegangan Tinggi) 150 kV Ujung-Bangkalan,” ungkap Farqi kepada SURYA.CO.ID.
Baca juga: Kota Blitar Jadi Tuan Rumah Kompetisi Piala Soeratin Jawa Timur U-13 dan U-15
Sistem kelistrikan Madura dilayani dari sistem interkoneksi 150 kV yang disalurkan melalui SKTT Ujung-Bangkalan dan SKTT Kenjeran – Gili Timur dengan kemampuan suplai masing-masing 165 MW. Total daya listrik ke Madura melalui 2 Line itu sebesar 330 MW yang disalurkan melalui 57 penyulang yang ada di Madura.
Terjadinya flashover kabel transmisi 150 kV berdampak terhadap berkurangnya beban sebesar 15 MW pada siang hari dan 60 MW pada malam hari.
Kondisi itu memaksa PLN menerapkan kebijakan pemadaman bergilir karena beban daya hanya ditopang oleh 1 Line.
“Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Forkopimda, seluruh bupati di Madura, stakeholder, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat Madura atas dukungan, memompa semangat personel PLN selama melewati tahapan-tahapan perbaikan,” pungkas Farqi.
Baca juga: Menyala Total, PLN Berhasil Pulihkan 100 Persen Kelistrikan di Pulau Madura
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Muhammad Fahad mengapresiasi kinerja PLN dalam upaya mengoptimalkan normalisasi gangguan sistem kelistrikan hingga menerjunkan sedikitnya 150 personel Tim Teknis Transmisi.
“Terimakasih PLN, kami mengapresiasi. Tapi masyarakat kecewa pasti ada, masyarakat agak kecewa karena ketika terjadi pemadaman merasa dirugikan. Sedangkan setiap pembayaran listrik tidak telat, tepat waktu meskipun meteran posisi tidak jalan saat terjadi pemadaman,” singkatnya kepada SURYA.CO.ID.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ketua-lasiran-selama-terjadi-pemadaman-bergilir-di-madura.jpg)