Berita Surabaya

Pasar Turi Baru Surabaya Siap Dibuka Pada 22 Maret 2022, Perbaikan Fasilitas Terus Dikebut

Pasar Turi Baru di Surabaya rencananya akan kembali dibuka 22 Maret 2022 mendatang.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Pihak Pemkot Surabaya bersama PT Gala Bumi Perkasa mendata sejumlah fasilitas dalam Pasar Turi Baru yang masih memperlukan perbaikan. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pasar Turi Baru di Surabaya rencananya akan kembali dibuka 22 Maret 2022 mendatang. Saat ini, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama pengelola pasar melakukan sejumlah persiapan.

Di antaranya, mengecek sarana dan prasarana bangunan. Sebelum dibuka, fasilitas di Pasar Turi Baru bukan hanya harus nyaman bagi pembeli namun juga penjual.

Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Irvan Widyanto juga ikut turun memantau pada Rabu (2/3/2022). Pengecekan itu dilakukan bersama-sama.

Di antaranya, jajaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) dan sejumlah dinas lain.

Pihak pengelola Pasar Turi Baru di Surabaya, PT Gala Bumi Perkasa ikut memandu. Kejaksaan Negeri Surabaya sebagai Jaksa Pengacara Negara ikut turun.

Kepala DKUMKP Kota Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan, pengecekan kali ini dilakukan di semua lantai. Termasuk, sejumlah bagian dan fasilitas di bangunan berlantai 9 ini.

"Demi mempercepat pengecekannya, maka setiap lantai dicek oleh satu tim yang terdiri dari berbagai dinas,” kata Yos di Surabaya, Kamis (3/3/2022). 

Pengecekan di antaranya pada hasil kajian kelayakan struktur bangunan dari Tim ITS. Termasuk, lampu penerangan gedung, perbaikan keramik lantai, dinding kaca pembatas void dan railingnya, ekskalator serta lift.

Kemudian, fasilitas toilet dan kelengkapannya, sarana dan prasarana pemadam kebakaran, fasilitas ventilasi dan air conditioner seluruh gedung hingga fasilitas genset dan perlengkapannya.

"Kami juga cek fasilitas stan yang disiapkan khusus pedagang Tempat Penampungan Sementara, dan fasilitas layak sehat, baik sanitasi dan tampungan air," ungkap Yos.

Sejumlah Dinas lain ikut berkolaborasi. Di antaranya, Dinas Perhubungan juga melakukan pengecekan lantai parkir dan ram.

Kemudian, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan pengecekan terkait rekomendasi drainase, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengecekan terkait IPAL dan lokasi TPS limbah B-3, hingga pemenuhan baku mutu air limbah.

"Setiap tim dilengkapi form cek list dari masing-masing perangkat daerah. Sehingga, akan diketahui mana yang perlu diperbaiki dan mana yang sudah cukup baik. Kami bersama-sama ingin memberikan tempat yang aman dan nyaman bagi para pedagang maupun para pengunjung nanti,” pungkas Yos.

Polemik Pasar Turi Baru  ini pun memantik perhatian Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti. Ia pun ikut meminta agar pembukaan Pasar Turi tak lagi ditunda.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved