3 Tahun Khofifah-Emil Pimpin Jatim, Benahi Birokrasi dan Manajemen ASN Melalui Sistem Meritokrasi

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil telah menorehkan catatan prestasi yang membanggakan di Jatim.

Editor: irwan sy
Pemprov Jatim
Ilustrasi - Indeks profesionalitas ASN Pemprov Jatim. 

Detailnya, pada tahun 2019, di bawah kepemimpinan Khofifah-Emil, Jatim mendapatkan penghargaan pertama dalam Kategori Perencanaan Kebutuhan Pelayanan Pengadaan Kepangkatan dan Pensiun.

Di tahun selanjutnya, yakni tahun 2020 Pemprov Jatim berhasil menyabet peringkat tertinggi dalam kategori yang sama.

Setelah berhasil memertahankan posisi di dua tahun sebelumnya, tak membuat Pemprov Jatim kendor dalam mengejar prestasi.

Di tahun 2021, Pemprov Jatim meningkatkan prestasinya dengan menyabet juara umum dengan menjadi Pemerintah Daerah yang mendapatkan penghargaan terbanyak, yaitu menjadi juara pertama pada kategori Perencanaan Kebutuhan Pelayanan Pengadaan Kepangkatan dan Pensiun dan juara pertama kategori Komitmen Pengawasan dan Pengendalian.

Dengan kata lain, dari ke lima kategori tersebut sejak tahun 2019, Pemprov Jatim telah berhasil menyabet empat kategori selain kategori Implementasi SAPK dan Pemanfaatan CAT.

Atas jajaran prestasi tersebut, Gubernur Khofifah mengungkapkan rasa bersyukur sekaligus mengapresiasi kinerja pengelolaan kepegawaian di tubuh Pemprov Jatim.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi pelecut spirit dalam mewujudkan birokrasi pemerintah yang professional, tanggap serta adaptif dalam menghadapi berbagai dinamika.

"Ini adalah buah kerja keras dan totalitas kinerja seluruh ASN Pemprov Jatim yang senantiasa mengedepankan profesionalitasnya dalam memberikan layanan kepada publik. Jangan berpuas diri, karena prestasi semacam ini sesunggunya adalah cambuk agar kita bisa berlari lebih kencang lagi,” ujar Khofifah.

Ke depan, Khofifah menyebut, inovasi layanan kepegawaian berbasis digital harus terus ditingkatkan untuk mewujudkan birokrasi Pemprov Jatim yang Cepat, Efektif, Tanggap, Transparan, Akuntabel dan Responsif (CETTAR).

Apalagi, kata dia, jumlah ASN di bawah naungan Pemprov Jatim saat ini mencapai 78.314 personel. Yang 47.083 personel di antaranya merupakan PNS.

“Besarnya jumlah personel Pemprov dengan penempatan yang tersebar di berbagai daerah tersebut harus diiringi dengan manajemen kepegawaian yang handal dan professional,” paparnya.
Dalam penghargaan BKN Award tahun 2022 ke depan, sesuai dengan Nawa Bhakti Satya yang diusung oleh Ibu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa selaku Pejabat Pembina Kepegawaian di Jawa Timur dengan program kerja Jatim Amanah.
Pemprov Jatim bertekad menyapu bersih semua kategori BKN Award agar semakin amanah dalam membina manajemen ASN di Provinsi Jawa Timur.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved