Doa Ruku dalam Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan
Berikut bacaan doa ruku dalam sholat tulisan Arab, latin dan terjemahan.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Berikut ini bacaan doa ruku dalam Bahasa Arab, latin dan terjemahan Indonesia.
Sebagai informasi, ruku adalah salah satu gerakan sholat.
Gerakan ruku dalam sholat dilakukan setelah takbiratul ihram atau sebelum i'tidal.
Posisi ruku adalah merunduk, punggung dan leher sejajar atau tidak melengkung. Sementara kedua betis berdiri tegak dan kedua telapak tangan dengan jari-jari terbuka memegang lutut.
Saat ruku, diwajibkan membaca doa sebanyak tiga kali.
Ruku adalah gerakan yang tidak boleh ditinggalkan dalam sholat.
Para ulama telah menetapkan ruku sebagai rukun sholat, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا
Artinya: “Kemudian ruku’lah sampai engkau tenang (tuma’ninah) dalam keadaan ruku’.” (HR. Imam Bukhari).
Berikut bacaan doa ruku selengkapnya:
Arab
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ
Latin
Subhaana Rabbiyal ‘Adhiimi (3×)
Terjemahan
“Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung”
Simak macam-macam bacaan ruku menurut penjelasan ulama, dikutip dari buku Ustadz Abdul Somad, 99 Tanya Jawab Sholat:
Riwayat Pertama:
وَ افَ رَسُوؿُ الللَّاوِ صَللَّاى الللَّاوُ عَلَيْوِ وَسَللَّامَ إِذَا رَ عَ قَاؿَ : "سُبْحَافَ رَدِّبيَ الْعَظِيمِ " ثَلاثَ مَلَّا اتٍ
Rasulullah Saw ketika ruku’ mengucapkan: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung” tiga kali. (HR. Abu Daud, at-Tirmizi, Ibnu Majah, ad-Daraquthni dan ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir). 19 Imam Ibnu Qudamah, al-Mughni: 2/373.
Riwayat Kedua:
ثَلاَثًا .» سُبْحَافَ رَدِّبََ الْعَظِيمِ وَبَِِمْدِه « فَكَافَ رَسُوؿُ الللَّاوِ -صلى الله عليو وسلم- إِذَا رَ عَ قَاؿَ
Rasulullah Saw ketika ruku’ mengucapkan: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan dengan Pujian- Nya”. Tiga kali. (Hadits riwayat Abu Daud, ad-Daraquthni dan al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra).
Riwayat Ketiga:
عَنْ عَائِ ةَ قَالَتْ افَ رَسُوؿُ الللَّاوِ -صلى الله عليو وسلم- كْثِ أَفْ ػ وؿَ رُ وعِوِ وَسُ ودِه .» سُبْحَا كَ الللَّا لَّا م وَبَِِمْدِؾَ الللَّا لَّا م ااْفِ لِذ «
Dari Aisyah, ia berkata: “Rasulullah Saw banyak membaca pada ruku’ dan sujudnya: “Maha Suci Engkau Ya Allah dan dengan pujian-Mu Ya Allah ampunilah aku”. (HR. Ibnu Majah dan Ahmad bin Hanbal).
Riwayat Keempat:
عَنْ مُطَدِّ ؼِ بْنِ عَبْدِ الللَّاوِ بْنِ ال دِّ دِّ خيرِ أَ لَّا ف عَائِ ةَ ػبَلَّا تْوُ أَ لَّا ف رَسُوؿَ الللَّاوِ -صلى الله عليو وسلم- افَ ػ وؿُ رُ وعِوِ وَسُ ودِهِ .» سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلاَئِكَةِ وَال وحِ «
Dari Mutharrif bin Abdillah bin asy-Syikhkhir, sesungguhnya Aisyah memberitahukan kepadanya bahwa Rasulullah Saw mengucapkan pada ruku’ dan sujudnya: “Maha Suci, Maha Memberi berkah, Tuhan para malaikat dan Jibril”. (HR. Muslim).
Riwayat Kelima:
الللَّا لَّا م لَكَ رَ عْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُ خَ عَ لَكَ تشَْعِى وَبَصَ ى وَتُؼدِّى وَعَظْمِى وَعَصَبِِ « وَإِذَا رَ عَ قَاؿَ
Ketika ruku’ Rasulullah Saw membaca: “Ya Allah kepada-Mu aku ruku’, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah, kepada-Mu khusyu’ telingaku, pandanganku, otakku, tulangku dan urat sarafku”. (HR. Muslim).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/rukuk-dalam-sholat.jpg)