Berita Kediri

Pria Kediri Gelapkan Uang Perusahaan Hingga Rp 805 Juta, Habis untuk Foya-foya

Ia ditangkap Unit Reskim Polsek Pare usai kedapatan menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja senilai Rp 805 juta.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/farid mukarrom
Tersangka Ahmad Rufendi Saifullah (32) warga Kecamatan Papar Kabupaten Kediri saat diamankan di Mapolsek Pare. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Ahmad Rufendi Saifullah (32) warga Kecamatan Papar Kabupaten Kediri harus berurusan polisi.

Ia ditangkap Unit Reskim Polsek Pare usai kedapatan menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja senilai Rp 805 juta.

Kronologi penangkapan ini diketahui saat pihak Perusahaan PT Tosan Indo Jaya Mitra Perkasa, yang beralamatkan di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, melaporkan kasus ke kepolisian.

Kemudian pihak dari kepolisian dari Unit Reskim Polsek Pare, melakukan proses penyelidikan.

Hasilnya, pihak kepolisian amankan tersangka Ahmad Rufendi Saifulloh (32) di wilayah Kecamatan Pare.

"Tersangka diduga menggelapkan uang perusahaan sejak akhir tahun 2018 hingga bulan Mei 2021," ujar Kapolsek Pare AKP I Nyoman Sugita Jumat (11/2/2022).

Baca juga: PLN Gerak Cepat Normalkan Kembali Pasokan Listrik di Madura Pasca Gangguan GITET Ngimbang

Lanjut menjelaskan AKP I Nyoman, jika tersangka sengaja tidak menyetorkan, hingga membuat kerugian dari perusahaannya yang mencapai ratusan juta rupiah.

"Jadi setelah dilakukan audit internal oleh perusahaan, diketahui tersangka membawa kabur uang perusahaan senikai Rp 805 juta," imbuhnya.

Sementara itu diketahui jika Tersangka sudah bekerja di perusahaan sejak bulan Juli 2017.

"Tersangka merangkap sebagai marketing di area Kerasidenan Kediri, Jombang, Nganjuk dan sekitarnya," terang Kapolsek Pare.

Baca juga: Hari Pertama Ngojek, Motor Driver Ojol Perempuan Ini Raib di Depan Mal Surabaya Barat

Kemudian pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 12 lembar faktur penjualan, 2 lembar nota pembayaran, dan 1 lembar.

"Jadi uang senilai Rp 805 juta yang digelapkan tersangka, habis digunakan untuk berfoya-foya," tutur AKP I Nyoman.

Kini tersangka, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

"Pelaku kita jerat dengan Pasal 374 KUHP Subsider Pasal 372, KUHP atau pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman mencapai 5 tahun penjara," pungkas Kapolsek Pare AKP I Nyoman Sugita.

BACA BERITA KEDIRI LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved