Pilpres 2024

Taat pada Ulama, Puluhan Warga Bangkalan Rela Menunggu Demi Dukung 'Gus Presiden' Muhaimin

‘Kami mendengar dan kami taat’, begitulah arti dari Sami’na Wa Atho’na. Para sepuh Blater Madura tidak sedikitpun beranjak dari kursinya

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad faisol
Ketua Komunitas Blater Madura, H Tondo menyematkan ikat kepala khas Madura ‘Odheng’ kepada Ketua Umum DPP PKB sekaligus Wakil Ketua DPR RI, KH Muhaimin Iskandar dalam ‘Deklarasi Komunitas Blater Madura Mendukung Gus Muhaimin Presiden 2024 di RM Tera’ Bulan’, Jalan Raya Ketengan, Kabupaten Bangkalan, Kamis (10/2/2022). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Bagi warga Madura, kalimat 'sami’na wa atho’na' kepada ulama ataupun kiai merupakan cermin ketundukan jiwa dan kerelaan hati. Kondisi itu tergambar ketika sejumlah perwakilan para tokoh sepuh Blater se-Madura rela menunggu KH Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) datang di RM Tera’ Bulan, Jalan Raya Ketengan, Kabupaten Bangkalan, Kamis (10/2/2022).

‘Kami mendengar dan kami taat’, begitulah arti dari Sami’na Wa Atho’na. Para sepuh Blater Madura tidak sedikitpun beranjak dari kursinya. Di hadapan mereka, terpampang sebuah banner bertuliskan, ‘Deklarasi Komunitas Blater Madura Mendukung Gus Muhaimin Presiden 2024’.

Mengacu rundown kegiatan Gus Muhaimin di Jawa Timur, pertemuan dengan para sepuh tokoh Blater Madura dijadwalkan pada pukul 10.30 WIB. Namun Ketua Umum DPP PKB dan Wakil Ketua DPR RI itu baru datang di lokasi sekitar pukul 13.39 WIB.

Sebelumnya, Gus Muhaimin menyempatkan berziarah ke Makam Sunan Bonang di Tuban, berlanjut ke Lamongan untuk berziarah ke Makam Sunan Drajat di Paciran, lalu berlanjut ke Makam Sunan Ampel di Surabaya, hingga sowan kepada para kiai khos di Kabupaten Bangkalan.

“Para blater memang sami’na wa atho’na kepada para ulama. Walaupun blater itu sendiri patron di luar ulama dan umara. Namun sami’na wa atho’na kepada ulama sangat tinggi. Karena itu para sepuh blater sepakat mendukung Gus Muhaimin sebagai Presiden 2024,” ungkap Anggota Fraksi PKB DPR RI sekaligus Ketua DPC PKB Bangkalan, H Syafiuddin.

Sekretaris Komunitas Blater Madura, H Supeno Abdurrahman menyatakan, pihaknya sangat bersyukur bisa bertatap muka langsung dengan Gus Muhaimin. Sejatinya, dukungan akan dideklarasikan langsung di Jakarta namun gagal dilakukan karena masih pandemi Covid-19.

“Yang kami hormati dan kami banggakan Gus Muhaimin, Insya Allah Presiden tahun 2024,” kata H Supeno mengawali sambutannya.

Dan karena banyak pula dari Bang Blater, lanjutnya, menjabat kepala desa sehingga tidak hadir menemui Gus Muhaimin karena terbentur Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, larangan keterlibatan kepala desa dalam politik praktis.

“Namun nurani dan batin kami tetap mendukung Gus Muhaimin untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang,” ujar sesepuh blater asal Desa Karang Leman, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan itu.

Supeno kemudian menjabarkan sejarah singkat tentang sebutan Blater Madura sebagai sosok yang lahir dari sejarah panjang perjalanan budaya Madura. Sosok blater merupakan solving problem, menyelesaikan persoalan masyarakat tanpa gejolak, mengurangi kesenjangan, sederhana, tanpa sekat dalam bergaul, ramah, rendah hati, membantu sesama, dan menjunjung tinggi etika dalam berbaur.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved