Berita Pamekasan

TERUNGKAP Modus Habib Yusuf Alkaf Cabuli Santriwati di Pamekasan, Iming-imingi Barokah dan Awet Muda

Terungkap dugaan modus Habib Yusuf Alkaf melakukan tindak asusila terhadap dua satriwati di bawah umur di rumahnya. 

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Musahadah
surya/kuswanto ferdian
Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto saat menunjukkan barang bukti pakaian yang dipakai korban saat dicabuli tersangka, Rabu (2/2/2022). Foto kanan: Habib Yusuf Alkaf. 

SURYA.CO.ID - Terungkap dugaan modus Habib Yusuf Alkaf melakukan tindak asusila terhadap dua satriwati di bawah umur di rumahnya. 

Ternyata kedua santriwati itu diiming-imingi mendapat barokah dan aawet muda jika mau melakukan tindak asusila bersamanya. 

Hal ini terungkap setelah polisi menyidik kasus ini dengan meminta keterangan korban dan tersangka

"Modusnya, ketika dua korban tersebut mau melakukan tindak asusila itu bisa mendapatkan barokah dan awet muda," terang Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Tomy Prambana dikutip dari tribun madura, Jumat (4/2/2022). 

Ironisnya, tindak asusila ini dilakukan bertiga di kamar Habib Yusuf. Hanya saja tidak sampai terjadi persetubuhan dengan dua korbannya. 

Baca juga: ANCAMAN HUKUMAN Habib Yusuf Alkaf Ditambah 1/3, Tersangka Asusila ke Anak ini Dijerat Pasal Berlapis

Apakah saat itu ada penolakan korban, polisi masih mengecek dan mendalami kasus ini. 

Seperti diketahui, Habib Yusuf Alkaf diduga melakukan tindak asusila pencabulan terhadap santriwati yang masih berusia 16 tahun. 

Menurut AKP Tomy Prambana, dalam penanganan kasus pencabulan anak di bawah umur ini tidak menutup kemungkinan ada korban lain.

Saat ini, pihaknya terus mendalami kasus tersebut dengan cara melakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

"Nanti hasilnya akan kami sampaikan kembali," kata AKP Tomy Prambana kepada TribunMadura.com, Kamis (3/2/2022).

Menurut AKP Tomy, salah satu di antara dua korban pencabulan anak di bawah umur itu, ada yang pulang ke kampung halamannya di Jakarta.

Korban yang pulang itu merasa malu dan trauma pasca dicabuli oleh tersangka.

"Korban merasa trauma dan keluar dari tempat itu. Setelah keluar langsung melaporkan kepada pamannya perihal kejadian itu," ujarnya.

Kasatreskrim lulusan UI Jakarta ini menjelaskan dua korban ini berdomisili di Pamekasan dan Jakarta.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved