NAIK PESAWAT di Bulan Februari 2022 Wajib Patuhi Aturan Ini

Aturan naik pesawat bulan Februari 2022. Aturan tersebut mengatur perjalanan dalam negeri.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id
Ilustrasi pesawat 

SURYA.CO.ID - Penumpang pesawat wajib mengetahui aturan penerbangan di bulan Februari 2022.

Diketahui sejak pandemi Covid-19 terdapat sejumlah aturan yang harus dipatuhi pengguna transportasi umum.

Begitu juga saat naik pesawat terbang.

Adapun peraturan tersebut mewajibkan penumpang sudah vaksin Covid-19 dan menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 dengan PCR.

Hingga saat ini, pemerintah masih menerapkan aturan Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 22 Tahun 2021, serta SE Kementerian Perhubungan Nomor 96 Tahun 2021.

Aturan tersebut mengatur perjalanan dalam negeri.

"Sementara ini, kami masih merujuk pada SE 22/2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Kecuali nanti Satgas melakukan penyesuaian/perubahan," ujar Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, Selasa (4/1/2022).

Berikut aturan perjalanan jarak jauh dengan pesawat berdasarkan SE 22/2021 selengkapnya:

Untuk dari dan ke daerah di Jawa dan Bali dan antarkota di dalam Jawa Bali wajib menunjukkan:

  • wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi
  • melampirkan kartu vaksin (minimal dosis pertama)
  • hasil negatif RT-PCR 3x24 jam (untuk yang baru divaksinasi dosis pertama)
  • hasil negatif rapid antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan (untuk yang telah divaksin lengkap dua dosis)

Untuk perjalanan antarkabupaten atau antarkota di luar Jawa-Bali wajib menunjukkan:

  • wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi
  • melampirkan kartu vaksin (minimal dosis pertama)
  • hasil negatif RT-PCR 3x24 jam atau hasil negatif rapid Antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan

Sementara itu, kewajiban menunjukkan kartu vaksin dikecualikan bagi:

  • Pelaku perjalanan di bawah usia 12 tahun
  • Pelaku perjalanan kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya yang melakukan perjalanan di luar Jawa dan Bali
  • Pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid sehingga tidak dapat menerima vaksin.

Sebagai gantinya, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari RS pemerintah yang menyatakan bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved