Breaking News:

Warung Steak Terbakar

Dapur Waroeng Steak & Shake Kota Malang Terbakar, Diduga Akibat Elpiji Bocor

Teguh juga menambahkan, kejadian itu diduga terjadi karena salah satu tabung gas elpiji mengalami kebocoran.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/kukuh kurniawan
Petugas PMK Kota Malang saat melakukan pengecekan tabung gas elpiji di lokasi kebakaran yang terjadi di bagian dapur rumah makan Waroeng Steak & Shake yang terletak di Jalan Ciliwung, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (3/2/2022) siang. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Bagian dapur rumah makan Waroeng Steak & Shake yang terletak di Jalan Ciliwung, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang mengalami kebakaran, Kamis (3/2/2022) siang.

Diketahui, kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.50 WIB.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, pihaknya segera meluncur ke lokasi kebakaran setelah mendapatkan informasi dari Ngalam Center 112.

"Kami menerima laporan dari Ngalam Command Center (NCC), ada informasi kejadian kebakaran di Jalan Ciliwung. Namun informasi itu tidak menyebutkan, kalau ternyata objek yang terbakar adalah rumah makan," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Dapur Waroeng Steak & Shake Kota Malang Terbakar, 5 Mobil PMK Diturunkan

Setelah itu, pihaknya pun segera meluncur ke lokasi. Dalam kejadian itu, pihaknya menurunkan tujuh armada mobil pemadam dan 20 personil.

"Sesampainya di lokasi, personil segera melokalisir titik api dan langsung melakukan pemadaman. Selain itu, jalan di sekitar lokasi kebakaran sempat ditutup sementara untuk mempermudah pergerakan mobil pemadam," terangnya.

Dirinya mengungkapkan, pihaknya tidak menemui kendala dalam proses pemadaman tersebut.

Baca juga: Tahun 2022, Pemkab Trenggalek Kembali Dampingi 35 Desa Wisata

"Tidak ada kendala dalam proses pemadaman tersebut, karena akses lokasi kebakaran mudah dijangkau oleh mobil pemadam. Dan sekitar pukul 11.23 WIB, api dinyatakan padam sepenuhnya," ungkapnya.

Dirinya juga menerangkan, luas area yang terbakar sekitar 3x5 meter persegi.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Dan saat kebakaran itu terjadi, rumah makan tersebut baru buka. Sehingga, masih belum ada konsumen yang datang," jelasnya.

Teguh juga menambahkan, kejadian itu diduga terjadi karena salah satu tabung gas elpiji mengalami kebocoran.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Kota Malang Tetap Digelar, Meski Kasus Covid-19 Melonjak

"Untuk dugaan sementara, kejadian kebakaran itu terjadi karena tabung gas elpiji mengalami kebocoran. Namun untuk lebih pastinya, menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian," tandasnya.

Sementara itu dari pantauan, sebanyak 8 tabung gas elpiji ukuran 12 kg telah dikeluarkan oleh petugas dari area dapur yang terbakar.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata salah satu tabung gas mengalami kebocoran dan mengeluarkan suara serta bau yang cukup menyengat.

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved