Berita Tuban

Kisah Kakak-Adik Jadi Korban Investasi Bodong di Tuban, Kehilangan Uang Rp 173 Juta

Kedua gadis itupun menjelaskan, total keseluruhan dana investasi tersebut disetor dalam empat termin.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/m sudarsono
Kakak beradik (kiri) jadi korban dari Irwid (kanan) reseller investasi bodong di Tuban saat berada di Mapolres Tuban 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Nasib tak enak dialami sepasang kakak beradik, yang jadi korban investasi bodong dari reseller Irwid (22) asal Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban.

Gadis yang meminta namanya disamarkan itu menelan kerugian hingga ratusan juta, atas penipuan berkedok investasi.

Keduanya adalah AN dan NA (21) asal Kecamatan Tuban, yang merupakan mahasiswa semester 7 universitas di Surabaya.

Mereka menceritakan kisah pilunya saat berada di Mapolres Tuban.

"Total kerugian kita Rp 173 juta, harapannya uang bisa kembali," kata AN didampingi adiknya NA saat melapor, Rabu (2/2/2022).

Kedua gadis itupun menjelaskan, total keseluruhan dana investasi tersebut disetor dalam empat termin.

Irwid yang sudah ditetapkan tersangka itu memberi iming-iming, setiap 10 hari akan ada pencairan baik dana investasi dan keuntungan 50 persen.

Namun keuntungan itu tidak pernah ada, juga tidak pernah diterima.

Baca juga: Polisi Telusuri Aset Pelaku Investasi Bodong di Tuban, Terungkap Tiga Barang Ini yang Dibeli

"Uang itu milik berdua saya dan adik, tabungan dari hasil jualan online, juga dari beasiswa kuliah yang saya dapat sama adik," ungkapnya.

Sementara itu, sang adik NA menambahkan, kepincut untuk investasi karena memang tergiur dengan iming-iming keuntungan yang dijanjikan.

Selain itu ia juga mengenal Irwid saat masih duduk di bangku SMA tahun 2015, yang selama ini dikenal baik, termasuk kenal dengan orang tuanya juga.

"Irwid ngaku ke kita trading sendiri, selama ini saya kenal baik, tidak menyangka juga bisa terjadi begini," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Tuban telah menetapkan Irwid (22) sebagai reseller investasi bodong di Kabupaten Tuban, pada Sabtu (29/1/2022).

Perempuan asal Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban itu, telah menipu sekitar 60 korban atau member dengan kerugian mencapai Rp. 4.036.775.000.

Baca juga: Sepeda Motor Nekat Melewati Banjir Tinggi, Komponen Bisa Berkarat Hingga Rusak

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved