Berita Gresik
Klenteng Kim Hin Kiong Terimbas Positif Tata Gresik Kota Lama, Berdampingan dengan Masjid dan Gereja
Karena pembangunan KWH itu, Kelenteng Kim Hin Kiong ikut terimbas penataan kota yang sangat bagus, lebih rapi dan indah.
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, GRESIK - Pembangunan Gresik Kota Lama (GKL) menjadi Kawasan Wisata Heritage (KWH) berdampak positif bagi kondisi lingkungan di sekitar Alun-Alun Gresik itu. Salah satu bangunan bersejarah yang terdampak positif pembangunan itu adalah Tempat Ibadah Kelenteng Kim Hin Kiong, di Jalan Setia Budhi.
Karena pembangunan KWH itu, Kelenteng Kim Hin Kiong ikut terimbas penataan kota yang sangat bagus, lebih rapi dan indah.
"Selain itu, KWH juga menyatukan masyarakat Gresik dari beragam keyakinan. Sebab di GKL terdapat beberapa tempat ibadah. Di antaranya, Masjid Jami, Klenteng dan Gereja," kata Ketua Tempat Ibadah Kelenteng Kim Hin Kiong, Budi Prasetyo Tedjo, Minggu (30/1/2022).
“Kita sangat berterimakasih kepada Pemkab Gresik, yang menata kawasan GKL menjadi kawasan yang sangat mengena. Ini membuktikan kerukunan umat beragama di tengah perkembangan masyarakat Gresik yang kebanyakan Muslim,” tambah Budi.
Menurut Budi, penataan GKL dengan ornamen lampu hias dan penataan jalan sudah terlihat rapi, indah dan sesuai dengan lingkungan kelenteng. “Bagus lebih rapi bersih dan indah, sesuai dengan keadaan Klenteng,” imbuhnya.
Dengan keindahan lingkungan tersebut, diharapkan semakin menciptakan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gesik. Sehingga bisa memperlancar ekonomi masyarakat Gresik dan bangsa Indonesia.
“Kita bisa terus hidup rukun, dan tradisi serta bangunan tua ini akan terus berlanjanjut sampai akhir jaman,” imbuhnya.
Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Kabupaten Gresik, Ida Lailatus Sa’diyah mengatakan, penataan GKL ini sesuai visi misi Bupati Gresik. Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah.
“Pembangunan Gresik Kota Lama ini sesuai Nawa Karsa Bupati Gresik Gus Yani dan Wakil Bupati Bu Min. Ini untuk mengenang dan menata Kota Gresik agar lebih indah dan menjadi Kawasan Wisata Heritage,” kata Ida Lailatus Sa’diyah. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kelenteng-di-kawasan-gresik-kota-lama.jpg)