Berita Surabaya
Jenazah Bayi di Selokan Bikian Warga Banyu Urip Surabaya Gempar
arga di Jalan Banyu Urip Lor Gang 10, RT 3, RW 6, Kupang Krajan, Sawahan, Surabaya dibuat terkejut saat melakkan kerja bakti, Minggu (30/1/2022)
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Fatkhul Alami
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Fatkhul Alami
SURYA.co. Id | SURABAYA - Warga di Jalan Banyu Urip Lor Gang 10, RT 3, RW 6, Kupang Krajan, Sawahan, Surabaya dibuat terkejut saat melakkan kerja bakti, Minggu (30/1/2022).
Saat melakukan kerja bakti, warga menemukan sosok bayi yang sudah meninggal dunia tepat pukul 08.30 WIB, Minggu (30/1/2022).
Mayat bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki, dan diduga berusia kisaran enam bulan.
Menurut Suwarni, tubuh bayi bernasib malang itu berukuran tubuh sekitar 30 sentimeter (cm).
Kelengkapan organ luarnya terbilang sempurna. Memiliki kaki, tangan dan kepala, bahkan rambutnya sepintas, tampak lebat.
"Baru pagi tadi, saat kerja bakti, tahunya. Kalau enggak ada kerja bakti ya enggak tahu," ujar Suwarni di lokasi, Minggu (30/1/2022).
Ia menduga, mayat bayi tersebut terbawa arus aliran selokan yang membelah permukiman Kupang Krajan.
Bukan, terhanyut dari arah selatan arus utama sungai tersebut mengalir.
Bibir lubang selokan yang dimaksud Suwarni hanya berjarak sekitar satu meter dari titik mayat bayi tersebut, tersangkut sampah-sampah di dasar sungai itu.
"Kayaknya dari selokan itu, bukan dari arah aliran utama sungai. Mungkin lho ya. Karena, di sisi sana juga ada kerja bakti, enggak menemukan apa-apa," jelasnya.
Sementara itu, Ketua RT 03 Sugianto mengungkapkan, mayat bayi itu, ditemukan dengan kondisi tali pusar belum dipotong.
"Mayat ditemukan saat ada kerja bakti masal di seluruh Kupang Krajan. Ada salah satu warga menemukan, dikira bangkai tikus," ungkap Sugianto.
Setelah dilakukan identifikasi luar dalam proses olah tempat kejadian (TKP) oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya.
Mayat bayi tersebut telah dievakuasi oleh petugas BPBD Kota Surabaya ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya.
Menurut Kapolsek Sawahan Polrestabes Surabaya Kompol A Risky, diduga kuat mayat bayi tersebut hanyut terbawa aliran air sungai.
"Jam 10.10 WIB jenazah dibawa mobil Dinas Kesehatan Kota Surabaya ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelas A Risky.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/warga-di-jalan-banyu-urip-lor-sawahan-surabaya-dibuat-terkejut.jpg)