Minggu, 12 April 2026

Berita Pamekasan

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Minta Pimpinan OPD Evaluasi ASN yang Tak Solid

ASN di lingkungan pemerintah kabupaten (pemkab) Pamekasan untuk bekerja cepat sesuai target yang telah dicanangkan bersama.

Foto Istimewa Humas Pemkab Pamekasan
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat mengunjungi RSUD SMART Pamekasan, Madura, Kamis (27/1/2022). 

SURYA.Co.ID, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mewanti-wanti aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat untuk bekerja cepat sesuai target yang telah dicanangkan bersama.

Menurutnya, industri 4.0 menuntut kerja aparatur sipil berpikir out off the box atau keluar dari kotak biasa dengan meninggalkan kebiasaan lama tidak produktif menuju kebiasaan baru yang lebih produktif dengan pondasi kekompakan antara satu dengan yang lainnya.

"Saya sering menyampaikan bahwa kita ini sama, kita ini the dream team. Makanya, kita ini harus solid, kompak. Dalam struktur organisasi ini, pemandunya kepala dinas. Kepala dinas bergerak, memandu sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten," kata Baddrut Tamam, Sabtu (29/1/2022).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi bawahannya yang menjadi penghambat terlaksananya program yang telah dirancang bersama.

Baca juga: Pencarian ABK yang Tenggelam di Kabupaten Probolinggo Dilanjutkan, Lokasi Diperluas

"Siapa yang tidak solid dievaluasi, laporkan ke bupati. Misalnya ada program promosi batik di beberapa kabupaten, terus kabidnya takut yang mau bekerja, nah itu dievaluasi. Karena itu menghambat sukses prioritas rencana kerja pemerintah kabupaten," tegasnya.

Mas Tamam meminta, ASN yang tidak patuh terhadap pimpinannya untuk melaksanakan program yang bermanfaat kepada kepentingan bangsa dan negara merupakan bentuk pengkhianatan.

Karena yang bersangkutan telah melanggar sumpahnya sebagai abdi negara.

"Saya ini juga sedang mengevaluasi diri saya, kinerja saya, model saya, cara saya. Orang yang tidak mau dievaluasi sebenarnya orang itu tidak siap untuk semakin baik. Orang yang mau dievaluasi orang yang siap semakin baik," paparnya.

Baca juga: Tampil Menawan saat Perayaan Imlek dengan Casual Dress Paduan Kain Tenun Sumba

Bupati murah senyum ini berjanji akan mendorong target kerja semakin produktif dengan indikator yang jelas melalui kontrak kerja dengan pimpinan OPD.

Kontrak kerja itu berbunyi, pimpinan OPD yang tidak bisa menyelesaikan program sesuai target bersedia mundur untuk dari jabatannya menjadi staf.

"Makanya, kita harus kompak, padu antara satu dengan yang lain agar target kita tercapai, semangatnya berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan," pungkasnya.

BACA BERITA PAMEKASAN LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved