Berita Surabaya
FKH Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Dirikan Rumah Sakit Hewan Weka
Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) meresmikan Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Weka, Jumat Siang (28/1/2022)
Penulis: Zainal Arif | Editor: Rudy Hartono
SURYA.co.id|SURABAYA – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) meresmikan Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Weka, Jumat Siang (28/1/2022).
Dimana secara simbolis dilakukan pemotongan pita di halaman Candi Panataran Kampus UWKS.
Pemotongan dilakukan Rektor Wijaya Kusuma Surabaya, Prof Dr H Widodo Ario Kentjono bersama Prof Dr Rochiman Sasmita drh MS MM, selaku Dekan FKH UWKS, Dr Umar Said MSi selaku Bendahara Yayasan Wijaya Kusuma dan Era Hari Mudji drh MVet selaku Direktur RSHP WEKA.
RSHP Weka yang akan beroperasi di kawasan Surabaya Barat ini menjadi rumah sakit hewan kedua di Surabaya, setelah RSHP Universitas Airlangga (Unair).
"RSHP Weka menjadi yang kesembilan dari 11 fakultas yang memiliki RSHP di Indonesia," kata Era sapaan akrabnya.
Menurutnya RSHP Weka telah didirikan sesuai dengan standart nasional. Didalamnya terdapat berbagai ruang pelayanan diantaranya mulai dari dua ruang poli periksa, satu ruang IGD, satu ruang operasi (bedah), satu ruang USG, dua ruang opname (infeksius dan non infeksius), resepsionis hingga ruang tunggu pasien.
"Untuk ruangan opname memang tidak boleh digabung antara infeksius (berada di bagian luar) dan non infeksius (berada di bagian dalam)," jelasnya.
Tak hanya itu, bahkan dalam proses pendataan pasien pihaknya juga telah menggunakan sistem digitalisasi.
"Kami semua nanti arahnya akan ke digitalisasi. Pasien dapat mendaftar melalui online, tinggal sebut nama, apa gejalanya, nantinya hasil pemeriksaan, resep obat, dan invoice sudah otomatis terkirim ke handphone pasien (pemilik hewan)," ungkapnya.
Era mengaku sebagai langkah awal pihaknya akan fokus pada pengembangan hewan eksotis.
"Kami sudah mempersiapkan mulai bagaimana cara penangkarannya, cara menjinakkan, pengembangan, hingga makanannya," ungkapnya.
"Kami memiliki dosen praktisi yang sudah mengembangkan hewan eksotis. Contoh ada kasus batu ginjal pada kura-kura itu juga berhasil. Kemudian ada beberapa dosen yang berpengalaman menjadi konsultan perusahaan-perusahaan untuk mengembangkan burung walet," ungkapnya.
Dengan hadirnya RSHP ini, Era berharap masyarakat khususnya Surabaya Barat dapat merasakan pelayanan baik dari RSHP Weka saat membawa hewan kesayangannya.
"Karena apabila pelayanan baik maka akan mendatangkan banyak masyarakat datang ke sini. Banyak kasus yang tertangani akan mengasah skill mahasiswa untuk melahirkan Dokter Hewan Berkualitas," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/rshp-weka-rumah-sakit-hewan.jpg)