Berita Tuban

SOSOK Cewek Tuban Inisial I Calon Tersangka Lain Investasi Bodong, Juga Berperan Sebagai Reseller

Inilah sosok cewek Tuban inisial I, calon tersangka lain investasi bodong. Peran I sama dengan Fauzia (21), yakni sebagai reseller.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Iksan Fauzi
Kolase SURYA.co.id/Mochammad Sudarsono/Kompas.com
Sosok Fauzia, cewek Tuban yang menjadi tersangka investasi bodong. Dia sebagai reseller yang telah mengumpulkan Rp 500 juta dari para korbannya. 

SURYA.co.id | TUBAN - Inilah sosok cewek Tuban inisial I, calon tersangka lain investasi bodong. Peran I sama dengan Fauzia (21), yakni sebagai reseller.

Fauzia sudah ditetapkan sebagai tersangka lebih dahulu oleh Polres Tuban. Fauzia mampu meraup Rp 570 juta dari 47 korbannya.

Terungkapnya sosok inisial I sebagai calon tersangka baru diungkapkan oleh Kapolres Tuban, AKBP Darman kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Fauzia merupakan warga Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban. Uang yang didapatkan disetorkan kepada pemilik investasi bodong, yakni di Lamongan.

Kasus sosok berinisial I sudah tahap penyidikan.

"Bakal ada satu lagi tersangka kasus investasi bodong, sebagai reseller. Sudah penyidikan," katanya.

Perwira menengah itu menjelaskan, saat ini penyidik tinggal menunggu kelengkapan bukti lainnya saja.

Ia juga meminta, apabila ada masyarakat yang dirugikan atau menjadi korban penipuan maka segera melaporkan ke kepolisian.

Baca juga: SOSOK Fauzia, Cewek Tuban Raup Rp 500 Juta dari Reseller Investasi Bodong, Terancam 4 Tahun Penjara

"Dalam waktu dekat akan ada lagi yang ditetapkan tersangka, masih penyidikan. Dijerat pasal 372,378 KUHP tentang penggelapan dan tindak penipuan, ancaman hukuman maksimal 4 tahun," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana saat menggelar konferensi pers di Mapolsek Babat, Kamis (13/1/2021) mengatakan, korban dari Samudra Zuhrotul Bilad (21), owner invetasi bodong, terus bertambah.

Hingga hari kelima sejak tersangka diamankan, penyidik berhasil mengendus sebanyak 9 reseller dari Lamongan dan Tuban.

Dua reseller di Tuban dan tujuh lainnya di Lamongan.

Sementara kerugian yang dialami para korbannya, yang dikuatkan dengan masuknya dana ke rekening Bilad, bertambah kini menjadi Rp 6 miliar.

"Kalau yang melapor baru ada empat korban, untuk praktiknya tersangka menawarkan investasi cukup sederhana hanya melalui WhatsApp. Bilad sudah ditahan di sel tahanan Mapolres," kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Yoan Septi Hendri.

Baca juga: Cewek di Tuban yang Jadi Reseller Investasi Bodong Ditetapkan Sebagai Tersangka, Aset Disebut Habis

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved