Berita Pasuruan

Bakti Sosial, Kader PDIP Kabupaten Pasuruan Tanam Pohon di Sumber Mata Air

Dua sumber mata air ini juga mengalirkan air untuk warga Desa Sukolilo dan Desa Ketan Ireng.

surya.co.id/galih lintartika
Sejumlah kader PDIP melakukan penanaman pohon di kawasan sumber mata air di Desa Sukolilo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan bersama sejumlah kader dan simpatisan menanam 500 bibit pohon tanaman produktif, Minggu (24/1/2022).

Penanaman pohon ini dilakukan di kawasan sumber mata air di Desa Sukolilo Kecamatan Prigen.

Sumber Segaran dan Sumber Gondang ini memang sengaja dipilih.

Alasannya, karena kawasan ini merupakan daerah tangkapan air.

Dua sumber mata air ini juga mengalirkan air untuk warga Desa Sukolilo dan Desa Ketan Ireng.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, menyatakan, bakti sosial penanaman pohon ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Selain kawasan tangkapan air di pegunungan, kader PDIP juga melakukan penanaman pohon mangrove dan cemara udang di kawasan pantai.

"Kabupaten Pasuruan merupakan daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor. Penanaman pohon ini menjadi ikhtiar untuk merawat bumi agar terjaga kelestariannya," kata Andri Wahyudi.

Menurut Andri, sejumlah kegiatan sosial lain, seperti bersih-bersih daerah aliran sungai juga telah dilakukan.

Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan partisipasi PDIP agar semakin dekat dengan rakyat.

"Prioritas program kerja partai adalah bekerja dan membangun untuk kepentingan masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan ini hendaknya menjadi stimulus dan contoh bagi kelompok masyarakat lain," tandas Andri yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan.

Kepala Desa Sukolilo, Nur Maidin, menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya atas kepedulian kader PDIP dalam berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan.

Pihaknya berharap agar bakti sosial dapat semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Air menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Menjaga kelestarian alam dan kawasan tangkapan air menjadi tanggung jawab bersama," kata Nur Maidin.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved