Jumat, 24 April 2026

Berita Banyuwangi

Doakan Banyuwangi Dilimpahi Berkah, Kiai Anwar Kenang Masa Mudanya di Banser

"Mugi-mugi tambah berkah, selamet sedoyo lan tambah sejahtera," ungkap pengasuh PP Lirboyo, Kediri tersebut dengan bahasa Jawa.

Penulis: Haorrahman | Editor: Deddy Humana
surya/haorrahman
Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Anwar Manshur berbicara dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Jumat (20/1/2022). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Anwar Manshur berkunjung ke Banyuwangi dan menyempatkan diri untuk bersilaturahim dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Jumat (21/1/2022).

Kiai Anwar yang datang bersama keluarganya itu diterima Bupati Ipuk di Pendopo Sabha Swagata Blambangan pada malam harinya. Dalam kunjungan yang berlangsung akrab tersebut, Kiai Anwar mendoakan agar Banyuwangi semakin dilimpahi keberkahan dan rakyatnya semakin sejahtera.

"Mugi-mugi tambah berkah, selamet sedoyo lan tambah sejahtera," ungkap pengasuh PP Lirboyo, Kediri tersebut dengan bahasa Jawa.

Banyuwangi sendiri, bagi Kiai Anwar, memiliki cerita tersendiri. Ia mengenang masa-masa mudanya saat masih aktif di Banser. "Aku biyen latihan Banser dek kulon kene (Dulu saya berlatih Banser di arah Barat itu)," kenangnya sembari menunjuk ke arah Barat dari Pendopo.

Kiai yang juga menjabat sebagai Wakil Rais Aam PBNU itu, dijadwalkan selama dua hari berada di Banyuwangi. Selain bersilaturahim dengan Bupati Ipuk, ia juga bertemu dengan para alumni Pesantren Lirboyo asal Banyuwangi dan menggelar pengajian di Bangsring Underwater, Wongsorejo.

Sementara Bupati Ipuk merasa senang dengan kehadiran Kiai Anwar Manshur beserta keluarga besarnya di Banyuwangi. "Kehadiran beliau menjadi oase bagi kami. Nasehat dan doa-doanya sangat kami harapkan agar dapat memperlancar berbagai ikhtiar yang kami lakukan," ungkap Ipuk.

Selama ini, lanjut Ipuk, berbagai kemajuan yang dicapai oleh Banyuwangi tidak terlepas oleh dua hal. Yakni ikhtiar dan doa. "Kami selalu menekankan bahwa segala ikhtiar kita harus dilengkapi juga dengan doa. Tak bisa jalan sendiri-sendiri. Harus seimbang," pungkas Ipuk. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved