Layangan Putus
Sinopsis Layangan Putus Episode Terakhir Tayang Sore Ini: Kinan Bertindak Tegas, Mas Aris Menyesal
Berikut ini sinopsis Layangan Putus episode terakhir yang tayang hari ini (22/1/2022) pukul 18.00 di WeTV.
Penulis: Arum Puspita | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.CO.ID - Berikut ini sinopsis Layangan Putus episode terakhir yang tayang hari ini (22/1/2022) pukul 18.00 di WeTV.
Setelah semua kejadian yang dialami, Kinan mulai mempertimbangkan untuk tetap bertahan atau merelakan rumah tangganya berakhir.
Terlebih Kinan mendapat banyak masukan dari sahabatnya, Andre.
Di sisi lain, Kinan tetap bersikap baik kepada Lydia, selingkuhan Aris.
Ketika Lydia sakit, Kinan yang merupakan seorang dokter, menawarkan diri untuk merawat Lydia.
Meski sempat ragu, Lydia menerima tawaran Kinan.
Sementara Aris yang sempat curiga pada Kinan pun akhirnya membiarkan istrinya merawat Lydia.
Di momen ini, Lydia merasa sangat bersalah pada Kinan. Ia merasa bahwa Kinan begitu baik.
Namun, penyesalan itu sudah terlambat, Kinan justru sudah ikhlas jika Aris menikahi Lydia.
Secara diam-diam, Kinan sudah membulatkan tekad untuk bertindak tegas. Ia sudah tak tahan lagi memikul penderitaan selama ini.
Rumah tangga Kinan dan Aris akhirnya berakhir di meja hijau.
Akhir cerita, Kinan justru terlihat bahagia setelah resmi bercerai dengan Aris.
Reaksi berbeda terlihat pada Aris yang tampak tak percaya dan menyesal atas keputusan Kinan.
Episode Sebelumnya
Di episode sebelumnya, rumah tangga Kinan dan Aris sudah di ujung tanduk. Kinan sempat berharap setelah kejadian Aris kecelakaan, sang suami akan kembali ke pelukannya dan meninggalkan Lydia.
Sayangnya, itu hanya angan Kinan semata.
Aris justru semakin lengket dengan selingkuhannya itu, apalagi saat tahu bahwa Lydia lah yang menandatangani surat izin tindakan operasi untuknya.
Kinan semakin hancur tatkala memergoki Aris dan Lydia tengah berhubungan suami istrdi kamarnya. Kesabaran Kinan pun habis.
Di sisi lain, Kinan semakin bingung lantaran Aris minta izin berpoligami.
Kinan juga sudah sempat mengembalikan cincin pernikahannya pada Aris. Namun, Aris kembali memasangkan cincin tersebut ke jari manis Kinan.
Aris menganggap hal itu pertanda baik baginya dan Lydia.
Lydia bahkan menyarankan dirinya dan Aris untuk menghabiskan waktu dengan Raya. Ia berharap cara ini bisa meluluhkan hati Kinan.
Ketika Aris dan Lydia berusaha mencairkan hati Raya, Kinan memutuskan untuk pergi ke rumah ibunya.
Di sana ia tidak sengaja bertemu dengan Andre. Kedua sahabat itu akhirnya berbicara dari hati ke hati.
Kinan pun jadi ingat akan ‘Kinan yang dulu’, yang tidak takut memperjuangkan kebahagiannya.
Sekembalinya Kinan ke Jakarta, ia mendapati Aris melewati batas: Aris berhubungan badan dengan Lydia di dalam kamar Kinan.
Ironisnya, Arislah yang justru memperlihatkan kecemburuannya setelah menyadari kalau Kinan diantar pulang oleh Andre.
Tak Ada Layangan Putus Season 2
Diketahui, hari Sabtu (22/1/2022), menjadi hari terakhir penayangan serial Layangan Putus di WeTV.
Jelang episode terakhir, tak sedikit yang menanyakan apakah serial tersebut akan ada kelanjutannya.
Sutradara Layangan Putus, Benni Setiawan pun memberikan tanggapan terkait pertanyaan tersebut.
"Besok, terakhir itu 10 sudah selesai, kami enggak ada lagi seasons. belum terpikirkan untuk jadi seasons 2," kata Benni, dikutip dari Kompas.com.
Kendati begitu, Benni menjanjikan episode terakhir dari serial yang ditulis Oka Aurora itu menjanjikan menjawab teka-teki penonton selama ini.
"Tapi memang, nanti di-ending akan terjawab semuanya. Kenapa Kinan, maksudnya, sabar banget, memaafkan lagi, tapi nanti ending akan terjawab semuanya," ujar Benni.
Rahasia Kesuksesan Layagan Putus
Tidak sedikit penonton terkuras emosinya setelah menyaksikan serial Layangan Putus.
Serial ini meraih keberhasilan karena berhasil trending di 25 negara. Bahkan, Layangan Putus berhasil menempati posisi trending satu di 15 negara.
Benni pun mengungkapkan bagaimana keberhasilan ini bisa diraih. Dia juga menjawab tentang kelanjutan season 2.
Kunci keberhasilan
Benni menyebut keberhasilan serial tersebut dikarenakan tokoh yang diciptakan seperti Aris (Reza Rahadian), Kinan (Putri Marino), hingga Lydia (Anya Geraldine).
Menurut Benni, para pemain berhasil mentransfer emosi kepada penonton usai menyaksikan Layangan Putus setiap episodenya.
"Mungkin karena tokoh-tokoh yang kita ciptakan itu agak berbeda. Maksudnya, kita memperlihatkan seorang wanita yang kuat, kayak Kinan yang tersakiti tetapi dia lebih memilih secara elegan," kata Benni.
"Bukan yang ngelabrak, yang nangis-nangis, enggak kayak begitu. Mungkin itu yang menginspirasi wanita-wanita kok, Kinan itu jadi idola sekali," ujar Benni melanjutkan.
Selain Kinan, Benni juga mencontohkan seperti tokoh Aris. Dia menyatakan, pihaknya sengaja membuat Aris seperti lelaki yang manipulatif.
"Aris juga jahatnya, tokoh antagonis tapi kita buat memang dia lebih seperti manipulatif, bukan yang antagonis yang kasar terhadap istri, yang marah-marah," kata Benni.
Tolak baca novel
Benni menolak untuk membaca novel sebelum proses produksi serial tersebut berlangsung.
Sebagai informasi, Layangan Putus diangkat dari novel dengan judul sama yang ditulis oleh penulis dengan nama pena Mommy ASF.
"Sejujurnya, saya memang enggak mau baca dulu, karena kan ini berbeda, ini terinspirasi dari novel itu. Jadi, memang saya lebih baik enggak baca, menghindari hal-hal yang memang, nanti saya bisa terpengaruh juga," ungkap Benni.
Meski demikian, Benni Setiawan telah mendapatkan informasi dari rumah produksi MD Entertainment bahwa ini bukan merupakan kisah nyata.
Sementara untuk menciptakan tokoh-tokoh yang ada di Layangan Putus, Benni Setiawan hanya membaca dari skenario yang ditulis oleh Oka Aurora.
"Yang tulis kan bukan saya, yang tulis Oka. Oka nanti saya revisi juga. Saya bantu diskusi. Saya hanya baca skenario. Jadi karakter yang saya ciptakan bersama itu berdasarkan dari skenario bukan dari novel," kata Benni.