Berita Surabaya

Kader Partai Demokrat Jatim Diminta Jaga Kondusifitas Jelang Gelaran Musda 2022

Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jatim dijadwalkan bakal berlangsung dalam waktu dekat

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.tribunnews.com/Yusron Naufal Putra
Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jatim dijadwalkan bakal berlangsung dalam waktu dekat. Musda yang diantara agendanya adalah penentuan kepemimpinan definitif tingkat DPD ini, diharapkan berlangsung kondusif. 

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jatim dijadwalkan bakal berlangsung dalam waktu dekat. Musda yang diantara agendanya adalah penentuan kepemimpinan definitif tingkat DPD ini, diharapkan berlangsung kondusif.

Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto berharap, termasuk menjelang gelaran, tidak ada pihak yang menyebar kabar tak benar.

"Sebagai kader yang baik dan mencintai partai, mari kita selalu berbuat serta memberikan yang terbaik untuk Partai Demokrat," ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis kepada awak media, Minggu (16/1/2022).

Pada Musda Partai Demokrat Jatim yang rencananya akan berlangsung pada 20 Januari ini, dua nama figur saat ini terus disebut-sebut bakal menjadi kandidat. Keduanya adalah Emil Elestianto Dardak dan Bayu Airlangga.

Emil yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur itu, saat ini menjabat sebagai Pelaksana tugas atau Plt Ketua DPD Demokrat Jatim. Sedangkan Bayu Airlangga, yang merupakan anggota DPRD Jatim menjabat sebagai Plt Sekretaris.

Menurut Michael, saat ini sudah ada belasan DPC yang secara resmi telah memberikan dukungan kepada Emil Dardak. Jumlah dukungan pun, menurut Michael, berpeluang besar terus bertambah.

Dukungan itu sudah memenuhi syarat sebagai kandidat. Sebab dijelaskan, telah memenuhi kuota 20 persen. Dia yakin dukungan akan bertambah.

Disisi lain, Michael berharap semua pihak menjaga semangat yang sama. Dia berharap seluruh DPC Partai Demokrat di Jawa Timur, terus merapatkan barisan dan menjaga marwah partai.

Termasuk memberikan yang terbaik dan taat serta patuh pada instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

"Musda Partai Demokrat Jawa Timur, itu bukan ajang untuk memilih Ketua DPD. Yang menentukan siapa yang layak untuk menjadi Ketua DPD, untuk membesarkan Partai Demokrat di Provinsi Jawa Timur, itu DPP,” jelas Michael.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved