Breaking News:

Berita Surabaya

Turunkan Tim Mahasiswa, ITS Jalankan Program Relokasi Hunian Warga Terdampak APG Semeru

Dalam rangka program relokasi hunian warga terdampak APG Semeru, ITS kembali menurunkan tim mahasiswa dari Departemen Teknik Geomatika

Penulis: Zainal Arif | Editor: Cak Sur
Istimewa
Lalu Muhamad Jaelani ST MSc PhD (paling kanan), Favian Adith Budiarto (enam dari kiri) dan sembilan mahasiswa Departemen Teknik Geomatika ITS yang tergabung dalam tim. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dalam rangka program relokasi hunian warga terdampak Awan Panas Guguran (APG) Semeru, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menurunkan tim mahasiswa yang berjumlah 10 orang dari Departemen Teknik Geomatika menuju Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang, sejak Kamis (13/1/2022) kemarin.

Setelah sebelumnya memberangkatkan 30 mahasiswa pada Desember 2021 lalu, ITS kembali memberangkatkan mahasiswa guna mempercepat proses pembangunan hunian sementara (huntara) di daerah terdampak APG Semeru.

“Mahasiswa ITS berperan sebagai tim penyurvei untuk melakukan pengukuran dan pematokan tanah kavling,” tutur Kepala Subdirektorat Pengabdian Kepada Masyarakat ITS, Lalu Muhamad Jaelani ST MSc PhD, Sabtu (15/1/2022).

Dosen Departemen Teknik Geomatika ITS ini mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang sendiri telah menyediakan lahan siteplan 40,55 hektare (ha) dari total lahan 79,60 ha kawasan relokasi di Desa Sumbermujur.

Tanah tersebut akan dibangun 2.000 huntara sehingga memerlukan perhitungan akurat dalam pembagian tanah.

“Tim ITS difasilitasi alat ukur yang terdiri dari satu set total station dan reflektor,” terang Lalu, sapaan akrabnya.

Lalu juga menjelaskan, dengan fasilitas alat ukur tersebut akan memudahkan dan mempercepat proses perhitungan luas tanah untuk selanjutnya dilakukan pematokan batas tanah tiap huntara.

Mahasiswa hanya perlu meletakkan alat total station di titik yang ditentukan.

Sementara reflektor diletakkan lurus di depan total station sesuai dengan jarak patok yang diinginkan.

Total station dan reflektor akan terpisah sejauh 14 meter untuk panjang dan 10 meter untuk lebar lahan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved