Breaking News:

Berita Surabaya

Tanggapan Kepolisian Soal Surabaya Disebut Sebagai Kota Termacet Versi Inrix

Polrestabes Surabaya menegaskan bahwa kemacetan di Kota Pahlawan masih cukup terkendali

surya/habibur rohman
Kondisi arus lalu lintas di Kawasan Jl A Yani (bundaran dolog) yang selalu ramai saat pagi maupun sore, Jumat (14/1/2022). 

SURYA.co.id|SURABAYA - Polrestabes Surabaya menegaskan bahwa kemacetan di Kota Pahlawan masih cukup terkendali. Mengingat, ini hanya terjadi dalam situasi tertentu.

"Untuk kemacetan di Surabaya, masih situasional. Terjadi saat pagi orang berangkat kerja lalu sore hari saat pulang," kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra, Jumat (14/1/2022).

Selain itu, kemacetan biasanya juga disebabkan karena unjukrasa atau pengaruh cuaca (misalnya hujan yang menimbulkan genangan). "Sesuai penjelasan Dinas Perhubungan, kemacetan di Surabaya masih di level c, pengendara masih bisa memilih untuk kecepatan yang ditempuh," katanya.

Menurutnya, hal ini pun bisa dirasakan oleh pengendara pada umumnya. "Saya rasa, Surabaya tetap menjadi barometer lalu lintas dan ketertiban," katanya.

Pihak kepolisian pun turut memetakan kawasan yang biasanya mengalami kemacetan. "Misalnya, di jam berapa dan ruas mana. Kami tempatkan personel untuk menjaga alur lalu lintas sekaligus mengurai kepadatan," katanya.

Untuk diketahui, Surabaya dinobatkan sebagai kota paling macet di Indonesia tahun 2021. Kota Pahlawan disebut paling macet, bahkan jika dibanding Jakarta.

Ini berdasarkan hasil kajian yang dirilis oleh INRIX yang bertajuk Global Traffic Scorecard 2021. Dalam penelitian itu, INRIX mengkaji volume lalu lintas di 1000 kota di dunia.

Lima kota besar di Indonesia masuk dalam jajaran kota termacet di dunia. Selain Surabaya, ada Jakarta, Denpasar, Malang, dan Bogor yang masuk dalam lima kota termacet di Indonesia versi Inrix.

Secara nasional, Surabaya dinobatkan sebagai kota termacet. Sementara secara global, Surabaya menempati urutan ke 41 kota termacet di dunia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved