Breaking News:

Berita Malang Raya

Respon Cepat Aduan Masyarakat, Polisi Gelar Operasi Penindakan Knalpot Brong di Kota Malang

Dalam kegiatan tersebut, petugas menindak sebanyak 15 motor yang melanggar aturan lalu lintas.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/kukuh kurniawan
Anggota Satlantas Polresta Malang Kota saat mengamankan motor yang memakai knalpot brong dalam kegiatan operasi penindakan yang digelar di Jalan Bandung, Jumat (14/1/2022). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Aksi cepat merespon aduan masyarakat, Satlantas Polresta Malang Kota menggelar operasi penindakan knalpot tidak standar (brong), Jumat (14/1/2022).

Kegiatan penindakan digelar di Jalan Bandung, tepatnya di pos Lantas Bandung dan dilaksanakan selama satu jam, mulai dari pukul 09.30 WIB hingga 10.30 WIB.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Yoppi Anggi Khrisna melalui Kanit Turjawali Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu M. Syaikhu mengatakan, penindakan digelar untuk merespon aduan masyarakat terkait banyaknya pengendara motor yang memakai knalpot brong.

"Kami banyak mendapat laporan dan aduan dari masyarakat, yang resah dengan suara knalpot brong. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan kegiatan operasi dan patroli rutin yang dilaksanakan Satlantas Polresta Malang Kota," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menindak sebanyak 15 motor yang melanggar aturan lalu lintas.

Dua motor di antaranya, memakai knalpot brong.

"Untuk para pelanggar, kami berikan tindakan penilangan. Dominasi pelanggaran, paling banyak terkait kelengkapan surat-surat berkendara dan perlengkapan berkendara. Seperti tidak membawa SIM, STNK, maupun tidak memakai helm. Sedangkan bagi pelanggar yang memakai knalpot brong, kami minta untuk langsung melepas knalpot brongnya," bebernya.

Dirinya juga menerangkan, bahwa pihaknya akan terus menggelar operasi penindakan tersebut secara rutin.

Tidak hanya di Jalan Bandung, namun juga di beberapa titik jalan di wilayah Kota Malang.

"Kita lihat situasi dan titik-titik wilayah Kota Malang mana saja yang rawan kecelakaan, macet dan rawan pelanggaran lalu lintas. Setelah itu, kami akan melakukan patroli di titik-titik tersebut," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas serta tidak memakai knalpot brong.

"Penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong sangat meresahkan masyarakat. Karena suara yang dihasilkan knalpot brong sangat mengganggu kenyamanan masyarakat. Dan harapan kami adalah, mohon masyarakat untuk selalu menaati aturan dan rambu lalu lintas. Karena kecelakaan terjadi diawali dari pelanggaran lalu lintas," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved