Breaking News:

Berita Surabaya

Diduga 2 Anggota TNI Terlibat Pencurian Kabel Telkom di Surabaya, 10 Pelaku Digulung Polisi, 1 Tewas

Diduga ada dua oknum anggota TNI yang terlibat dalam aksi pencurian kabel Telkom di wilayah Surabaya-Sidoarjo

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
Istimewa/Freepik
Ilustrasi pelaku kejahatan di dalam penjara 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Keberhasilan polisi membongkar sindikat pencurian kabel Telkom di wilayah Surabaya-Sidoarjo menyisakan cerita ironi.

Kabarnya, diduga ada dua oknum anggota TNI yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Dua oknum tersebut berinisial KH (39) warga Bogor dan YD (34) warga Jakarta Timur.

Namun, kepastian itu belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Kepolisian.

Selain dua oknum anggota TNI itu, polisi juga mengamankan delapan orang lainnya.

Bahkan salah seorang tersangka berinisial YG meninggal dunia,  petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur.

Sebelumnya, petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo bersama anggota opsnal Unit II Ditreskrimum Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan penangkapan sindikat pencurian kabel di wilayah Surabaya-Sidoarjo.

Polisi membuntuti para pelaku hingga di Bundaran Aloha-Juanda, Sidoarjo pada Selasa (11/1/2022) lalu.

Empat kendaraan yang digunakan para pelaku diamankan, berikut sepuluh orang yang terlibat.

Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, Ipda Dedie Setiawan membenarkan kejadian pengungkapan itu.

Baca juga: BREAKING NEWS Sindikat Pencuri Kabel Telkom Diringkus, Pelaku Tabrak Polisi, Pelor Panas Dimuntahkan

Namun, pihaknya tidak dapat berkomentar lebih jauh karena hanya mem-backup anggota opsnal Unit II Ditreskrimum Polda Jatim.

"Yang tangani Polda, Kami cuma backup. Mungkin bisa konfirmasi ke polda," singkatnya.

Sampai berita ini ditulis, Dirkrimum Polda jawa Timur, Kombes Pol Totok Suharyanto dan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Timur, AKBP Linta Mahardono belum memberikan jawaban.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved