Breaking News:

Berita Lumajang

Vaksinasi Booster di Lumajang, Sementara Diprioritaskan untuk Para Lansia

vaksinasi booster belum bisa diterapkan ke seluruh masyarakat Lumajang. Sebab, progres capaian vaksinasi lansia belum mencapai target 60 persen.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Kepala Dinas Kesehatan Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Pemerintah bakal melaksanakan vaksinasi ketiga atau booster. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona yang terus bermutasi.

Namun, rupanya hal itu belum bisa diterapkan ke seluruh masyarakat Lumajang. Sebab, progres capaian vaksinasi lansia belum mencapai target 60 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius mengatakan, pelaksanaan vaksin booster belum bisa menyasar masyarakat umum karena saat ini vaksinasi diprioritaskan untuk lansia.

Sebab, selama penanganan bencana erupsi Gunung Semeru sebulan lalu, Pemkab Lumajang kewalahan melakukan vaksinasi Covid-19. Banyak petugas yang konsentrasi penanggulangan bencana ketimbang melaksanakan vaksinasi.

“Selain nakes, vaksinasi ini dibantu TNI-Polri. Mereka kemarin fokus untuk menangani bencana, sekarang kami kembali lagi fokus untuk memenuhi target lansia 60 persen dan masyarakat umum 70 persen. Jadi selama ini memang kami akan mengejar target lansia terlebih dahulu,” katanya.

Menurutnya, vaksin kali ini terus menyasar kalangan lansia. Bagi lansia yang telah melaksanakan vaksin hingga dosis kedua dan menginginkan yang booster dipersilakan. Masyarakat hanya perlu datang ke puskesmas dengan menunjukkan bukti vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi.

Ada beberapa jenis vaksin yang sudah disediakan, di antaranya vaksin jenis AztraZeneca, Moderna dan jenis vaksin Pfizer.

“Ini adalah vaksin booster, jadi mari kalau ada lansia yang belum vaksin kami dorong untuk suntik di fasilitas pelayanan masyarakat terdekat. Karena vaksin itu dapat mencegah varian baru masuk ke Lumajang. Ini sebagai upaya pemerintah dalam membendung virus dengan varian yang terus bermutasi,” tambahnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat ini Pemkab Lumajang butuh sekitar 6 ribu lansia untuk menutupi target capaian 60 persen.

"Target kami, lansia itu sekitar 120 ribuan orang, tapi kami kurang sedikit untuk itu," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved