Kamis, 23 April 2026

Polda Jatim Buru Pria Tendang Sesajen Hingga ke NTB

Polda Jatim masih terus mengejar pria dalam video terekam membuang sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Rudy Hartono
Cover Youtube
Tampak pria brewok pelaku dari penendang sesajen di Gunung Semeru. Bupati Lumajang Thoriqul Haq membeberkan fakta pelaku. 

SURYA.co.id|SURABAYA – Polda Jatim masih terus mengejar pria dalam video viral di media sosial (medsos) yang terekam membuang sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru dengan cara ditendang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pihaknya yang tergabung dalam tim khusus pengusutan kasus tersebut, masih melakukan pengejaran terhadap pria dalam video yang beredar sejak Sabtu (8/1/2022) kemarin.

"Anggota kami masih di lapangan, untuk melakukan pengejaran," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com, di ruangannya, Rabu (12/1/2022).

Gatot menambahkan, Polda Jatim juga telah berkoordinasi dengan pihak Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Guna, menelusuri kebenaran profil pria tersebut, sebagai upaya untuk mendeteksi sekaligus pengejaran

"Masih pengejaran, kami masih koordinasi dengan Polda NTB dan Polda DIY," jelasnya.

Disinggung mengenai status dan kepentingan pria tersebut mengakses lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru, hingga berujung pada pembuatan konten video yang akhirnya viral tersebut.

Gatot masih enggan merincinya secara detail sebelum anggota melakukan proses pengambilan keterangan dalam agenda pemeriksaan, nantinya.

"Kami masih dalam pengejaran. Intinya pria tersebut bukan warga setempat (warga Lumajang)," pungkas mantan Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya itu.

Sekadar diketahui, erupsi Gunung Semeru awal Desember 2021 lalu memang mengundang beberapa kejadian beragam yang viral di Jagad Maya.

Terbaru, sejak Minggu (9/1/2022) kemarin, di medsos viral video yang merekam aksi seseorang pria membuang dan menendang makanan sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.

Diketahui, sesajen yang dibuang itu terjadi di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Lokasinya ada di dua titik. Pertama yaitu pura dan sungai yang berhulu dari Gunung Semeru.

Warga setempat, Khotib, menyayangkan, aksi yang dilakukan pria tak dikenal dalam video viral tersebut.

Menurutnya, sesajen merupakan warisan dari budaya leluhur yang masih dipegang banyak masyarakat untuk menjaga tradisi. Aksi itu, lanjut Khotib, disebut telah banyak warga menciderai perasaan warga lereng Gunung Semeru.

"Ngawur itu bisa memperpecah kerukunan umat beragama. Apalagi dia juga nyebut kalau sesajen ini penyebab Semeru erupsi," ujarnya pada awak media di Lumajang, Minggu (9/1/2022).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved