Jumat, 1 Mei 2026

HEBOH Oknum Menteri Minta Setoran Rp 40 M ke Dirjen, Mahfud MD Ungkap Proyek Ini yang Dibidik

Seorang oknum menteri dirumorkan minta setoran sebesar Rp 40 miliar untuk mengisi kantong pribadinya.

Tayang:
Editor: Iksan Fauzi
Tangkapan layar
Mahfud MD saat diwawancarai Aiman Kompas TV, Selasa (11/1/2022). Mahfud MD membeberkan ada seorang ddirjen melaporkan oknum menteri minta setoran Rp 40 miliar dari proyek perizinan. 

SURYA.co.id - Seorang oknum menteri dirumorkan minta setoran sebesar Rp 40 miliar untuk mengisi kantong pribadinya.

Permintaan menteri tersebut disampaikan kepada bawahannya setingkat direktur jenderal (dirjen) salah satu kementerian.

Cerita ada oknum menteri minta setoran Rp 40 miliar disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mahfud MD menyampaikannya saat diwawancarai oleh Aiman Kompas TV, Selasa (11/1/2022).

Mahfud MD pun menceritakan menteri itu membidik proyek-proyek prerizinan.

Dia memerintahkan dirjennya mencari uang di proyek tersebut.

Uang itu masuk ke kantong pribadi sang menteri.

Ilustrasi uang
Ilustrasi uang (Kompas.com/Totok Wijayanto)

Namun, Mahfud enggan mengungkap sosok dirjen dan pimpinan itu.

Tetapi dia memastikan dirjen tersebut kini sudah mundur dari jabatannya.

"Kan ada yang sampai ditangkap, ada dirjen kan katanya ini setoran untuk menteri. Bahkan ada seorang dirjen mundur dari satu kementerian," kata Mahfud.

Mahfud menjelaskan dirjen tersebut akhirnya mundur dari posisinya.

Meski akhirnya diumumkan bahwa dirjen tersebut diberhentikan.

"Dia datang ke saya sebelum mundur, Pak saya disuruh nyetor, suruh cari uang Rp 40 miliar dari kedirjenan saya ini karena mengurusi perizinan-perizinan apa gitu. Mundur dia, tapi diumumkannya dipecat, diberhentikan," tuturnya.

Mahfud mengatakan, kejadian itu banyak ia jumpai.

Namun, dia tak mengungkap sosok yang ia maksud.

Berkaca dari peristiwa itu, Mahfud mengaku enggan melakukan hal serupa.

Oleh karenanya, ia mewanti-wanti sekretarisnya agar tak mencarikan uang setoran untuk dirinya.

"Saya di sini juga bilang, Pak Ses (Sekretaris Menko Polhukam), saya perlakukan dengan wajar, yang gaji saya berikan gaji saya, honor honor saya berikan yang sah, tapi yang tidak ada jangan cari-cari," kata Mahfud.

"Gitu aja biar semua selamat, Anda selamat, saya selamat," lanjut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Tanggapan DPR

Rumor yang digaungkan Mahfud MD ditanggapi oleh DPR.

Anggota Komisi III DPR Habiburokhman menyarankan Mahfud MD melaporkan ke aparat penegak hukum.

"Saya enggak tahu ya itu hoaks atau benar, kalau ini kan beliau paham hukum, laporkan saja ke penegak hukum kalau ada informasi yang jelas, ada bukti," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Politikus Partai Gerindra itu berpendapat, seorang pejabat publik semestinya tidak boleh memberi informasi yang belum terverifikasi.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar Mahfud melaporkan dugaan permintaan setoran tersebut kepada penegak hukum jika memang ada buktinya.

"Kalau saya jadi di posisi beliau, ada informasi tersebut, apalagi saya Menko Polhukam, saya tanyakan buktinya, saya tanyakan saksinya, saya laporkan ke penegak hukum terkait," ujar Habiburokhman.

Ia pun menilai tak masalah apabila temuan tersebut dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo untuk ditindaklanjuti.

"Itu kan haknya presiden untuk mengevaluasi para menteri. Saya hanya mengandaikan jika saya Menko Polhukam saya akan berlaku seperti itu," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Mahfud mengungkap adanya menteri yang meminta anak buahnya untuk "mencarikan" uang setoran yang akan masuk ke kantong pribadi sang menteri. (Kompas.com)

>>>> Update Mahfud MD beber isu menteri minta setoran Rp 40 M

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved