Breaking News:

Berita Jember

Digelar Door to Door Sampai Siapkan Hadiah, Capaian Vaksinasi di Jember Tak Juga Naik ke 70 Persen

Pemkab melalui Dinas Kesehatan juga melakukan evaluasi dan monitoring ke seluruh kecamatan terkait capaian vaksinasi.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Tim vaksinator PMI Jember melakukan vaksinasi Covid-19 di Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, Rabu (1/12/2021). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Ternyata tidak hanya Kabupaten Bangkalan yang selama ini 'bandel' dalam capaian persentase vaksinasi Covid-19. Ternyata Kabupaten Jember pun bak berjuang berat hingga 2022, agar vaksinasi bisa mencapai 70 persen dari sasaran

Sampai 11 Januari 2022, capaian vaksinasi di Jember masih di angka 66,52 persen. Padahal Pemkab Jember melakukan sejumlah upaya untuk menggenjot capaian vaksinasi tersebut. Cara itu antara lain dengan melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah (door to door).

Bahkan Pemkab Jember juga menyediakan hadiah. Akhir Desember kemarin, sudah dilakukan pengundian pertama hadiah untuk vaksinasi tersebut. Kali ini, Pemkab Jember juga menggeber hadiah, yang nantinya akan diundi.

Tidak hanya di tingkat kabupaten, pihak kecamatan juga menyediakan hadiah untuk vaksinasi, bahkan sampai ke tingkat desa. Tetapi vaksinasi tidak sesuai target.

Pemkab melalui Dinas Kesehatan juga melakukan evaluasi dan monitoring ke seluruh kecamatan terkait capaian vaksinasi.

"Dinas Kesehatan dan camat-camat ini harus mempercepat capaian vaksinasi. Apalagi masih ada 10 kecamatan di Jember yang capaian vaksinasinya masih masuk zona merah, karena masih rendah," ujar Bupati Jember, Hendy Siswanto, Kamis (13/1/2022).

Pihaknya menggenjot vaksinasi untuk mengantisipasi penyebaran varian baru Covid-19, Omicron.

Sementara itu, Komisi D DPRD Jember menyoroti kinerja Dinas Kesehatan Jember akibat capaian vaksinasi di Jember yang tidak juga mencapai 70 persen sampai 2022 ini.

"Akhir tahun kemarin, Kabupaten Jember mendapatkan tambahan pasokan vaksin, namun kok tetap belum mencapai 70 persen," ujar Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Edy Cahyo Purnomo.

Karena itu pihaknya bakal memanggil Komisi D untuk meminta penjelasan tentang kendala yang dihadapi, dan mencari solusi bersama. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved