Minggu, 26 April 2026

Biodata Abdullah Azwar Anas, Eks Bupati Banyuwangi yang Resmi Dilantik Sebagai Kepala LKPP

Berikut Biodata Abdullah Azwar Anas, Eks Bupati Banyuwangi yang resmi dilantik sebagai kepala LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Iksan Fauzi
Tribunnews.com
Biodata Abdullah Azwar Anas, eks Bupati Banyuwangi yang dilantik sebagai kepala LKPP 

SURYA.co.id, - Berikut Biodata Abdullah Azwar Anas, Eks Bupati Banyuwangi yang resmi dilantik sebagai kepala LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah). 

Seperti diketahui, Eks Bupati Banywangi Abdullah Azwar Anas resmi dilantik sebagai kepala LKPP.

Ia dilantik oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa di Kantor Bappenas, Kamis (13/1/2022).

Sosok Azwar Anas sendiri tentu sudah familiar untuk sebagian besar masyarakat Indonesia.

Mantan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat dilantik sebagai Kepala LKPP.
Mantan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat dilantik sebagai Kepala LKPP. (Istimewa)

Selain karena pernah menjabat sebagai Bupati Banyuwangi periode 2010-2020, kepemimpinannya yang penuh dengan prestasi membuat Abdullah Azwar Anas dikenal sebagai tokoh politik nasional.

Seperti apa rekam jejak, profil dan biodata Abdullah Azwar Anas? berikut Surya.co.id merangkumnya.

Biodata Abdullah Azwar Anas

Abdullah Azwar Anas lahir di Banyuwangi, 6 Agustus 1973 silam.

Pada masa kecilnya, Abdullah Azwar Anas dibesarkan dalam linkungan agama yang kuat.

Ia tercatat mengenyam pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Karangdoro Tegalsari pada tahun 1980.

Kemudian berpindah ke MI Annuqaya, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura pada tahun 1982-1983.

Ia berpindah lagi ke MI Kebunrejo Genteng pada tahun 1983-1986.

Setelah lulus dari Madrasah, Abdullah Azwar Anas melanjutkan ke SMPN 1 Genteng pada tahun 1986-1988, dan pindah ke SMPN 1 Banyuwangi di tahun 1988.

Tamat SMP, Azwar Anas masuk SMA 1 Negeri 1 Jember dan tamat pada tahun 1992.

Perjalanan Azwar Anas diteruskan dengan merantau ke ibu kota Jakarta sembari menempuh pendidikan gelar Sarjana di IKIP Jakarta (Fakultas Teknologi Pendidikan) dan Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Lulus Sarjana, Azwar Anas meneruskan pendidikan magister alias strata dua di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Ia lulus dari FISIP UI pada tahun 2005.

1. Mantan Bupati Banyuwangi

Abdullah Azwar Anas merupakan mantan bupati Banyuwangi yang menjabat selama dua periode.

Ia memimpin Kabupaten Banyuwangi sejak tahun 2010, dan telah turun dari jabatannya pada 17 Februari 2021 silam.

Selama 2 periode menjabat sebagai bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas tercatat membawa kabupaten tersebut meraih berbagai penghargaan.

Ia bahkan membawa Banyuwangi sebagai Kabupaten Terinovatif di Indonesia selama 3 kali berturut-turut.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar ketika menerima penghargaan Innovation Goverment Award 2020, di Jakarta, Jumat (18/12/2020).
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar ketika menerima penghargaan Innovation Goverment Award 2020, di Jakarta, Jumat (18/12/2020). (Istimewa)

Penghargaan ini didapatkan dalam Innovation Government Award 2020 lalu. 

“Alhamdulillah, kami patut bersyukur, karena Banyuwangi kembali ditetapkan Pemerintah Pusat sebagai kabupaten paling inovatif. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian tadi malam (18/12/2020). Ini merupakan kado istimewa di hari jadi Banyuwangi ke 294 yang baru saja kami peringati kemarin,” ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Sabtu (19/12/2020).

Bupati Anas mengatakan, inovasi menjadi kunci daerah untuk mempercepat dan mengakselerasi pembangunan. Perkembangan Banyuwangi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir tak lepas dari inovasi yang dikembangkan.

“Daerah punya keterbatasan dana, SDM dan waktu. Maka harus berinovasi, bikin langkah percepatan melalui inovasi untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan kualitas kinerja. Baik kinerja dalam pembangunan daerah dan pelayanan publik,’ ujar Anas.

Anas melanjutkan, Inovasi dilakukan Banyuwangi di semua sektor, mulai pendidikan, kesehatan, sosial, isu lingkungan, pelayanan publik hingga tata kelola pemerintahan. Ada lebih dari 350 inovasi yang dilakukan oleh semua elemen organisasi perangkat daerah (OPD) untuk percepatan dan peningkatan kualitas kinerja.

Berikut terobosan Abdullah Azwar Anas selama menjabat sebagai Bupati Banyuwangi:

- Peresmian Bandar Udara Blimbingsari (sekarang Bandara Internasional Banyuwangi)

- Penyelenggaraan pendidikan gratis dan program pendukungnya seperti SAS (siswa asuh sebaya)

- Pengadaan berbagai event seperti Banyuwangi Ethno Carnival, Banyuwangi Jazz Festival, Tour de Ijen bersama dengan event-event lainnya yang dikemas dalam perayaan Banyuwangi Festival.

- Perencanaan Wisata Banyuwangi yang berkonsep eco-tourism

2. Masuk Bursa Calon Pemimpin Ibu Kota Baru

Pada Senin (2/3/2020), Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan empat nama calon pemimpin ibu kota baru Indonesia yang berlokasi di Kalimantan Timur.

Mereka menjadi kandidat kuat calon kepala Badan Otorita ibu kota baru.

Nantinya, sosok terpilih akan menjadi CEO atau Chief Executive Officer yang akan diatur dalam Perpres.

Setidaknya ada empat nama yang diumumkan oleh Jokowi.

"Kandidat memang banyak. Satu, Pak Bambang Brodjonegoro, dua Pak Ahok, tiga Pak Tuniyana, empat Pak Azwar Anas," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin

3. Pernah jadi Anggota DPR dan MPR

Mengutip dari Kompas.com, Azwar Anas pernah terpilih sebagai anggota DPR pada 2004 untuk dapil Jatim III meliputi Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

Saat itu dirinya didukung oleh Partai Kebangkitan Bangsa.

Azwar ternyata kembali mencoba peruntungan di tahun pemilu berikutnya.

Namun usaha tersebut gagal lantaran dirinya tak memperoleh cukup suara.

Sementara mengutip dari situs resmi banyuwangikab.go.id, Azwar Anas pernah menjabat sebagai anggota MPR RI periode 1997-1999.

4. Aktif di Ormas NU

Azwar Anas merupakan tokoh Nahdatul Ulama.

Mengutip dari situs resmi banyuwangikab.go.id, Azwar sempat menjabat beberapa posisi penting di organisasi NU.

Pria kelahiran Banyuwangi, 6 Agustus 1973 tersebut pernah menjadi Ketua PP GP Ansor periode 2004-2009.

Azwar Anas juga secara berkala menjabat sebagai Wasekjen, Sekjen hingga Ketua Umum PP IPNU.

Selain itu, Azwar Anas juga bergabung dalam Litbang PW NU DKI Jakarta.

Menurut dia, capaian prestasi yang dimiliki Risma selama menjadi Wali Kota Surabaya akan menjadi catatan tersendiri bagi partai.

"Capaian prestasi yang Bu Risma miliki ya tentunya itu menjadi catatan bagi partai," ujarnya.

Gembong mengatakan, catatan prestasi itulah yang akan menjadi bahan untuk menentukan kualifikasi calon gubernur DKI Jakarta nantinya.

Namun, ia menegaskan sampai saat ini belum ada pembahasan khusus soal calon yang akan diusung PDI-P pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2024.

"Karena kan masih lama juga. Ini kan politik kan dinamis, masih ada berapa tahun. Jadi terlalu dini kalau saya bicara soal sosok yang akan dimajukan di DKI Jakarta," ujarnya. 

5. Ditunjuk Sebagai Kepala LKPP

Abdullah Azwar Anas resmi dilantik sebagai kepala LKPP atau Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada Kamis (13/1/2021).

LKPP merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK)

Lembaga ini berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

Abdullah Azwar Anas dilantik langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa di Kantor Bappenas/ 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved