Breaking News:

2 Bandit Satroni Rumah di Tambaksari Surabaya, Honda Beat Warga Jombang Amblas

Dua orang bandit maling motor satroni permukiman padat di kawasan Jalan Lebak jaya V Utara No 15, Dukuh Setro, Tambaksari

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Rudy Hartono
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id|SURABAYA – Dua orang bandit maling motor satroni permukiman padat di kawasan Jalan Lebak jaya V Utara No 15, Dukuh Setro, Tambaksari, Surabaya, Selasa (11/1/2022) sore.

Alhasil, motor Honda Beat warna pink bernopol L-3511-EU milik Sunarwati (41) warga setempat, raib.

Korban Sunarwati mengungkapkan, dirinya baru menyadari motornya tidak ada di lokasi parkir semula, sekitar pukul 21.00 WIB.

Terakhir kali, ia memastikan motornya itu diparkir di area teras depan rumah, dalam keadaan dikunci setir. "Baru sadar pas hilang motor itu jam 9-an (malam)," ujar wanita kelahiran Jombang itu, saat dihubungi TribunJatim.com, Rabu (12/1/2022).

Seingat Sunarwati, sebelum menyadari motornya raib. Sekitar pukul 17.00 WIB, dirinya sempat didatangi dua orang pria tak dikenal yang bertanya-tanya perihal lokasi kosan yang kosong.

Kedua pria tersebut sempat berbincang dengannya beberapa menit, di sela ia menjemur cucian pakaian.

"Sebelum balik (pamit pulang) dia ngomong bakal balik kalau hujannya udah terang soalnya tadi pas kejadian itu masih gerimis. Setelah itu saya lanjutin jemur pakaian," ungkapnya.

Kedua pria itu, ungkap Sunarwati, diperkirakan berusia kisaran 30 tahun. Postur tubuh keduanya terbilang berbeda. Satu orang agak pendek, sedangkan satunya lagi terbilang tinggi.

Sunarwati menduga kedua pria tak dikenal itu, adalah pelaku pencurian motornya. "Iya benar. Saya curiganya 2 orang itu," tuturnya.

Akibat pencurian tersebut. Ia mengaku mengalami kerugian sekitar enam juta rupiah.

Sunarwati mengaku belum melaporkan insiden kriminalitas yang menimpanya itu, ke markas kepolisian setempat. Namun dalam waktu dekat, ia berjanji akan segera melapor. Mengingat insiden kriminalitas pencurian motor serupa kerap terjadi di permukaan tempat tinggalnya.

Bahkan kurun waktu satu bulan sekali, Sunarwati mengungkapkan, selalu ada laporan kehilangan motor dari para tetangganya. "Kalau bulan ini belum, cuma saya (korban curanmor). Kalau desember lalu (2021) pernah. Udah ada 3 motor yang hilang di sini," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved