Berita Malang Raya

Dukun Palsu Pengganda Uang di Kota Malang Diringkus Polisi, Dua Korban Rugi Puluhan Juta

Tipu dua korban, seorang dukun palsu yang mengaku dapat menggandakan uang diringkus Satreskrim Polresta Malang Kota.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Kukuh Kurniawan
Wakapolresta Malang Kota, AKBP Deny Heryanto didampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo saat menunjukkan tersangka penipuan beserta barang bukti dalam press rilis yang digelar di halaman Polresta Malang Kota, Rabu (12/1/2022). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Tipu dua korban, seorang dukun palsu yang mengaku dapat menggandakan uang diringkus Satreskrim Polresta Malang Kota. Hal tersebut diungkapkan dalam press rilis yang digelar di halaman depan Polresta Malang Kota, Rabu (12/1/2022) siang.

Wakapolresta Malang Kota, AKBP Deny Heryanto mengatakan, bahwa tersangka berhasil diamankan di sekitar Jalan Lapangan Brawijaya, Kota Malang pada Rabu (5/1/2022) lalu.

Diketahui, tersangka berinisial AS (42), warga Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

"Tersangka ini kami tangkap, setelah ada dua korban yang melaporkan aksinya dan mengaku telah menjadi korban penipuan," ujarnya kepada SURYA.CO.ID.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengungkapkan, salah satu korban merupakan kenalan dari tersangka. Korban adalah HU (46), warga Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Tinton menerangkan, saat itu pada 7 September 2021, korban datang ke rumah tersangka karena tertarik informasi bahwa tersangka bisa menggandakan uang.

Saat itu korban diberitahu oleh tersangka, terkait sebuah kotak khusus yang bisa menggandakan uang.

"Korban ini menitipkan uangnya ke tersangka. Saat uang korban dimasukkan kotak, tersangka lalu menutup dan membaca doa sambil menjauh. Sebelumnya pelaku sudah menyiapkan uang yang diselipkan di penutup kardus. Jadi ketika dikocok, uang tersebut berubah menjadi lebih banyak," jelasnya.

Tersangka pun terus meyakinkan korbannya. Bahkan, dirinya sempat membawakan satu kantong plastik besar yang berisi uang dan mengatakan kepada korban, bahwa uang milik orang lain yang dititipkan kepadanya untuk digandakan.

"Lalu, pelaku ini menjanjikan bisa melipatgandakan uang dua korbannya, yang total mencapai Rp 40 juta menjadi Rp 500 juta," terangnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved