Breaking News:

Berita Surabaya

Diskusi Publik Ngobrol Pintar: CSR BUMN Harus Berperan Besar dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Komunitas Ngobrol Pintar menggelar diskusi publik mengusung tema Peran CSR BUMN dalam Agenda Pemulihan Ekonomi Nasional

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Febrianto Ramadani
Suasana Diskusi Publik yang digelar oleh Komunitas Ngobrol Pintar Cafe Historisma, Jalan Bratang Binangun, Surabaya, Rabu (12/1/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Komunitas Ngobrol Pintar menggelar diskusi publik mengusung tema Peran CSR BUMN dalam Agenda Pemulihan Ekonomi Nasional di Cafe Historisma, Jalan Bratang Binangun, Surabaya, Rabu (12/1/2022).

Acara itu menghadirkan Komisaris Utama PTPN XI Osmar Tanjung, Komisaris PT Angkasa Pura Property Ermawan Wibisono, mantan anggota DPR RI Henky Kurniadi serta Ketua Karang Taruna Surabaya Fuad Benardi.

Koordinator Panitia, Aven Januar mengatakan, Kegiatan Ngobrol Pintar kali ini diselenggarakan dan diikuti 15 lembaga pendamping masyarakat dan juga ada 4 eks elemen pendukung Jokowi di Jawa Timur.

"Acara ini juga menggandeng dan didukung oleh Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) Jatim dan PT Perkebunan Nusantara XI," ujarnya.

Pada paparan pertama, Osmar Tanjung menjelaskan terkait tujuan dan sasaran penyaluran CSR kepada masyarakat. Konteks CSR BUMN harus dipahami bahwa secara umum lebih memprioritaskan agenda CSR pada program pemerintah daerah.

"Kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), diprioritaskan dengan evaluasi kegiatan ekonomi masyarakat secara menyeluruh, seperti yang dilakukan oleh PTPN XI," jelasnya.

Menurutnya, temuan khas dari kondisi krisis ekonomi saat pandemi, UKM dan UMKM memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi situasi krisis, maka dari itu PTPN XI akan mensupport kegiatan tersebut.

Sementara, Ermawan Wibisono menyampaikan tentang konsepsi dasar CSR dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN, yakni meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat. CSR selain ditujukan untuk kepentingan perusahaan, juga ditujukan untuk komunitas setempat dan masyarakat umum.

"BUMN sebagai persero akan fokus pada pola hubungan yang serasi, seimbang dan sesuai dengan lingkungan, nilai dan budaya masyarakat setempat," jelas Ermawan yang juga asli arek Suroboyo ini.

Ermawan juga menekankan alas hukum tentang CSR, yakni PP 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas dan PerMenSos nomor 9 Tahun 2020 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved