Rabu, 6 Mei 2026

Lirik Sholawat Assubhu Bada Versi Maher Zain, Beserta Terjemahan

Berikut ini lirik sholawat Assubhubada versi Maher Zain, yang tersedia dalam tulisan Arab dan terjemahan. 

Tayang:
Penulis: Arum Puspita | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.CO.ID
Ilustrasi - Assubhu Bada 

SURYA.CO.ID - Berikut ini lirik sholawat Assubhubada versi Maher Zain, yang tersedia dalam tulisan Arab dan terjemahan. 

Assubhubada

اَلصُّبُحُ بَدَا مِنْ طَلْعَتِهِ - وَالَّيْلُ دَجَا مِنْ وَفْرَتِهِ
Assubhu bada min thol’atihi - wallailu dajaa miwwafrotihi

فَاقَ الرُّسُلَ فَضْلًا وَعَلَا - وَهَدى سُبُلًا بِدِ لَّالَتِهِ
Faqorrusula fadlan wa’alaa -wa hadaa subulan bidillalatihi

كَنْزُالْكَرِمِ عذْبُ الكلِم - هادي الأُممِ لشريعتهِ
Kanzul karimi 'atbul kalimi - hadil umami li shari'atihi

اَزْكَى النَّسَبِ اَعْلَى الْحَسَبِ - هو خيرُ نبي في أُمتِه
Azkan nasabi, a'lal hasabi - huwa khayru nabiy fi ummatihi

Asshubada..

سَعَت الشَّجَرُ نَطَقَ الحَجَرُ - شُقّ القَمَرُ بِإِشَارتِهِ
Sa'atish syajaru nataqal hajaru - Shuqqal qamaru bi isharatihi

جِبْرِيلُ أَتَاه لَيْلَةَ أَسْرَى - والرَّبُ دعاه لحضرتهِ
Jibriilu ataa laylata asraa - warabbu da'aah lihadratihi

نالَ الشَّرَفَ والله عَفَا - عمّا سلفَ من أُمتهِ
Naalasy-syarafah wallahu 'afaa - 'Amma salafa min ummatihi

فمحمدُنا هوَ سيدُنا - فالعِزُّ لَنا لإِجَابتِهِ
Fa-Muhammaduna huwa sayyiduna - Fal izzu lana li ijaabatihi.

Terjemahan

Cahaya fajar muncul dari pancaran wajahnya

Kilau malam itu berasal dari kerlip lambutnya

Kebaikan dan kemuliaannya melampaui rasul-rasul yang lain

Dia membimbing manusia ke jalan yang lurus dengan tanda dan bukti

Dialah perbendaraan yang mulia, ucapnya sejuk dan fasih

Dia adalah pembimbing umat agar mengikuti syariat-Nya

Garis keturunannya adalah yang paling suci, sifat-sifatnya paling terpuji

Dia adalah nabi terbaik untuk umatnya.

Pohon-pohon berjalan menghampirinya, batu-batu berbicara untuk menyambutnya.

Malaikat Jibril datang kepada beliau  (membawa kabar gembira dari Allah) pada malam Isra'.

(Dan Allah mengundangnya naik ke langit dan memberinya kehormatan menghadapNya).

Dia meraih kehormatan tertinggi, dan Allah telah mengampuni.

(Semua dosa umatnya yang telah lalu).

Karena Muhammad adalah penghulu dan pemimpin kita.

Sunnguh sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami untuk mengikuti seruannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved