Breaking News:

Berita Surabaya

Konflik Dual Kepemimpinan Amphuri Tuntas, Kini Fokus Persiapan Umrah

Dualisme kepengurusan Amphuri telah selesai. Di mana Amphuri saat ini sah di bawah kepemimpinan Firman M Nur.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
Istimewa
Ketua DPD Jawa Timur Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), M Sufyan Arief. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua DPD Jawa Timur Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), M Sufyan Arief memberi kabar gembira bagi masyarakat Jatim bahwa umrah untuk Indonesia telah dibuka.

Selain itu, kabar gembira lainnya yakni adanya putusan persidangan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta yang menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta atas masalah hukum yang hadapi pasca Munas V Batu, Jawa Timur.

Artinya, dengan keluarnya putusan tersebut persoalan adanya dualisme kepengurusan Amphuri telah selesai. Di mana Amphuri saat ini sah di bawah kepemimpinan Firman M Nur.

“Alhamdulillah, putusan ini patut kita syukuri bersama, bahwa setelah melalui perjuangan dan perjalanan panjang mulai dari persidangan tingkat pertama hingga tingkat kedua (banding), akhirnya kami bisa bernafas lega. Selesai sudah permasalahan hukum yang kami hadapi,” ujar M Sufyan usai teleconfrence dengan Firman M Nur langsung dari kota suci Makkah, pada Senin (10/1/2022).

Sufyan melanjutkan, dalam salinan putusan yang diterima Amphuri, Majelis Hakim juga menghukum Tergugat/Pembanding dan Tergugat II Intervensi /Pembanding untuk membayar biaya perkara yang timbul sebesar Rp 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

“Artinya, dengan keluarnya putusan tersebut persoalan kasus hukum yang melilit Amphuri telah selesai. Hanya ada satu Amphuri, yaitu Amphuri hasil Munas V Batu,” jelas Sufyan.

Diakui Sufyan, Adanya masalah hukum yang dihadapi Amphuri pasca Munas V Batu yang berujung di meja hijau sangat melelahkan semua pihak.

Namun, tidak mengurangi soliditas dan kinerja Amphuri sebagai asosiasi penyelenggara haji dan umrah. Program kerja Amphuri baik dalam hal pelayanan, pembinaan anggota maupun program keumatan tetap berjalan sebagaimana yang telah diprogramkan pengurus.

Bagi Amphuri, putusan ini menjadi awal yang baik untuk melangkah lebih kuat dan menjadikan Amphuri sebagai rumah besar penyelenggara haji dan umrah.

"Kami mengajak kepada seluruh anggota, Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Kehormatan, DPP dan DPD-DPD Amphuri agar bersatu padu bahwa Amphuri hanya satu, Amphuri hasil Munas V Batu,” kata Sufyan mengutip pesan Firman dalam teleconference tersebut.

Kemudian kepada semua pengurus, Sufyan berpesan, agar menjadikan hasil putusan hukum ini sebagai momentum untuk lebih melayani anggota dengan penuh keikhlasan.

Sementara kepada anggota Amphuri, dia berharap semakin kuat dalam bergandengan tangan dan terus bersinergi sesama agar tetap komitmen terus melayani. Terlebih di masa pandemi yang belum usai ini.

“Secara khusus, kami seluruh keluarga besar Amphuri mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada Ikhsan Abdullah Law Firm sebagai kuasa hukum kami yang telah membantu dan mendampingi kami sejak awal munculnya permasalahan hukum yang kami hadapi,” ujarnya.

Terkait putusan ini, Kuasa Hukum Amphuri, Saiful Anwar dari kantor hukum Ikhsan Abdullah & Partner menyampaikan dengan putusan ini artinya Pengadilan memberikan isyarat kepada Anggota dan Pengurus Amphuri agar bersatu padu di bawah kepemimpinan Firman M Nur, selaku Ketua Umum dan Mohammad Farid Aljawi selaku Sekretaris Jenderal Amphuri.

"Usai putusan ini, seluruh elemen Amphuri segera melakukan konsolidasi organisasi dan melanjutkan program-program kerja organisasi, khususnya dalam menyambut dibukanya umrah 1443H dan penyelenggaraan ibadah haji 2022,"pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved