Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Jatim Akan Miliki Claster Khusus Animasi di KEK Singhasari, Wagub Emil Dardak Jelaskan Progresnya

Wagub Emil Dardak memastikan bahwa Jatim akan memiliki pusat pendidikan berbentuk klaster animasi yang kini tengah dibangun di KEK Singhasari

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak memastikan bahwa Jawa Timur akan memiliki pusat pendidikan berbentuk klaster animasi yang kini tengah dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari Kabupaten Malang.

Selasa (11/1/2022), Wagub Emil Dardak menjelaskan, bahwa saat ini pembangunan klaster animasi di KEK Singhasari ini terus berprogres. Bahkan ia secara khusus juga telah meninjau langsung di lapangan progress pembangunannya pada akhir pekan lalu.

Dikatakannya, satu bangunan sudah hampir jadi sedangkan yang lainnya masih proses pembangunan tingkat kedua. Meski begitu, telah ada beberapa meja serta kursi ala gamers yang ditempatkan di beberapa ruangan.

Mantan Bupati Trenggalek itu mengatakan, bahwa realisasi tempat studi animasi KEK Singhasari merupakan bagian dari atensi Pemerintah Provinsi Jatim kepada industri animasi digital. Terutama mengingat, keinginan kuat dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk mengintegrasikan antara dunia industri dengan pendidikan vokasi.

"Ini bentuk konkret dari pemerintah provinsi untuk bisa mengembangkan kawasan ekonomi khusus berbasis digital. Dan memang belum ada contohnya yang bisa kami ambil 100 persen. Jadi ini membuka banyak sekali ruang untuk berkreasi. Kalau kita tidak kerja keras bareng-bareng, cita-cita kita mau membangun ekonomi kreatif tentu nggak mudah," ujarnya.

Lebih lanjut, Wagub Emil menjelaskan, bahwa sektor animasi di dalam KEK Singhasari akan melibatkan konsep inti plasma. Di mana, ada satu studio relatif besar yang menggandeng studio-studio lain untuk bersama-sama membangun sebuah sistem cluster animasi.

"Syarat yang mereka ajukan adalah, mereka ingin dekat dengan pendidikan vokasi karena banyak sekali kebutuhan talenta-talenta magang untuk bisa mengerjakan project-project di sini," jelasnya.

Untuk itu, Wagub Emil menerangkan bahwa Pemprov Jatim sedang mengupayakan akses yang lebih mendukung pergerakan ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemberian dana bantuan pelebaran akses jalan kepada pemerintah Kabupaten Malang.

"Ada bantuan keuangan provinsi yang kita berikan pada Kabupaten Malang untuk melebarkan dan membenahi jalan akses. Memang belum sampai ke gerbang tapi sudah dapat 2 kilometer. Harapannya, tambahan 2 kilometer lagi bisa segera sampai gerbang depan. Untuk bantuannya sendiri lumayan besar, yakni Rp 10 miliar lebih. Termasuk bantuan dari pemerintah pusat juga," terangnya.

Wagub Emil juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan klaster animasi di KEK Singhasari. Pasalnya, berbagai instansi baik swasta maupun negeri saling bahu-membahu mewujudkan cita-cita membangun ekonomi kreatif.

"Kami tentunya nggak akan berhenti. Kami ingin memastikan publik bisa melihat kinerja dari support-support yang kita berikan untuk generasi muda yang ada di Jawa Timur. Ini langkah pertama untuk memfasilitasi creativity anak muda. Karena memang ini eranya orang bisa kerja secara remote, tapi ekosistem tetap diperlukan," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, KEK Singhasari merupakan satu dari 15 KEK yang dibangun di Indonesia dan merupakan bagian dari Perpres No 80 terkait pembangunan nasional. Nantinya, KEK ini akan diisi dengan Commerce Park, Lokanima (Indonesian content and animation aggregator), Kampung Animasi, Omah Storia, Content Garage, serta Film and Animation Factory.

Di dalamnya, Pemprov Jatim akan menstabilisasi Milenial Job Center (MJC) untuk mendorong tren kerja gig economy di kalangan anak muda. Selain itu, Pemprov juga akan menghadirkan kelas-kelas yang mendukung pemaksimalan industri kreatif.

Untuk klaster animasi sendiri, akan ada 7 studio plus 1 studio besar yang dibangun. Di studio besar itulah nantinya akan ada viewing theatre untuk pemutaran video kepada client. Pembangunan klasster ini jadwalnya akan selesai pada Februari. Sementara, launching akan dilakukan pada awal atau pertengahan Maret 2022.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved