Breaking News:

Berita Surabaya

Abai Layani Warga Gundih, Wawali Armuji Marah dan Kecewa Kepada Camat dan Lurah di Bubutan Surabaya

Cak Ji makin kecewa dan marah, karena Camat Bubutan juga tidak hadir saat dirinya menggelar pertemuan di Balai RW Gundih dengan warga.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Nuraini Faiq
Wakil Wali Kota Surabaya saat berada di tengah-tengah warga Gundih RW 03, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Selasa (11/1/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji tak bisa menahan kecewa saat berkunjung ke Gundih RW 03, Kecamatan Bubutan, Surabaya pada Selasa (11/1/2022) siang ini. Wawali Cak Ji tampak geregetan, karena camat dan lurah abai akan persoalan warganya.

Cak Ji makin kecewa dan marah, karena Camat Bubutan juga tidak hadir saat dirinya menggelar pertemuan di Balai RW Gundih dengan warga. Camat dan lurah hanya diwakilkan Kasi.

"Pak camat dan lurahnya ke mana?! Harusnya hadir saat warga menghadapi permasalahan, sehingga mereka bangga jadi warga Surabaya," tegas Cak Ji ungkapkan kekecewaannya.

Warga Gundih sendiri menyambut antusias kedatangan Wawali Cak Ji. Warga bersama pengurus kampung setempat mengapresiasi kehadiran Wawali di tengah persoalan warga.

Saat ini, ratusan warga Gundih resah. Tanah dan rumah yang mereka tempati tengah bersengketa dengan PT KAI. Warga mengadu ke Wawali Cak Ji yang dua periode menjadi ketua DPRD Surabaya. Warga cemas karena tiba-tiba tanah mereka diukur KAI.

Kedatangan Armuji untuk merespons pengaduan warga tentang pengukuran yang dilakukan oleh pihak PT KAI Daop 8 tersebut. Warga resah karena tidak ada sosialisasi sebelumnya.

"Kami diberi tahu setelah pengukuran sudah dilakukan. Kami ingin ditemukan dengan KAI untuk berkoordinasi," kata Totok, warga Gundih.

Warga sudah bertahun-tahun dan turun temurun menempati lahan yang diklaim berada di lahan KAI. Cak Ji pun terpanggil untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Begitu tiba, Wawali ini mengecek keberadaan camat dan lurah.

Dia meminta semua camat dan lurah senantiasa mendampingi warga untuk mengurai berbagai permasalahan warga.

Sesuai dengan pesan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, camat dan lurah harus tahu setiap persoalan warganya. Jika tidak mampu melayani warga agar mengundurkan diri.

"Saya sebagai wakil wali kota terbuka menerima masukan, pengaduan bahkan kritik dari warga. Kalau saya saja bisa hadir kemari, kenapa lurah dan camat tidak bisa?," kata Cak Ji.

Wawali akan menindaklanjuti keluhan warga Gundih dengan memanggil pihak-pihak terkait termasuk PT KAI. Harus ada klarifikasi atas kejadian pengukuran di wilayah Gundih RW 03. Persoalan harus diselesaikan.

"Segera saya panggil semua pihak-pihak terkait , Pemerintah Kota Surabaya akan memfasilitasi dan melindungi warganya," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved