Breaking News:

Berita Surabaya

Oknum ASN Pemkot Surabaya yang Tipu 9 Orang Jadi Buron, Sempat Dipulangkan Polisi

Korban sempat menjemput paksa tersangka di rumahnya, di wilayah Benowo Surabaya. Namun, kembali dipulangkan oleh pihak kepolisian.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
Istimewa/freefik
Ilustrasi ASN di Surabaya yang dilaporkan melakukan penipuan ditetapkan statusnya sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sejak dilaporkan oleh Edo (53) warga Surabaya atas kasus penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Surabaya, TR, oknum ASN di Surabaya itu sekarang menghilang alias buron.

Sebelumnya, Edo yang tak sabar terhadap proses hukum kepolsian, sempat menjemput paksa TR di rumahnya, di wilayah Benowo Surabaya.

Namun, langkah itu tidak dibenarkan kepolisian.

Lalu, Polsek Pakal kembali memulangkan TR yang hingga saat ini tak terlihat batang hidungnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menyebut, proses hukum terhadap terduga pelaku tindak pidana tidak bisa sesederhana itu.

"Ada serangkaian proses, penyelidikan, kami kumpulkan dulu alat buktinya. Lalu kalau sudah, kami panggil sebagai saksi, kemudian penetapan tersangka hingga penyidikan. Kami menghormati azas praduga tak bersalah. Jadi masyarakat tidak bisa serta merta main hakim sendiri," sebut Mirzal, Senin (10/1/2022).

Perkembangan terbaru, TR yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, tak mengindahkan dua kali panggilan polisi sejak akhir tahun 2021.

Bahkan saat didatangi di rumahnya, TR hanya menyisakan istrinya yang juga tidak tahu keberadaan oknum ASN Pemkot Surabaya itu.

"Kami terbitkan DPO dan sedang dalam pencarian, karena dua kali surat panggilam tidak hadir. Di rumahnya juga tidak ada," beber Mirzal.

Perwira asal Surabaya itu juga menyebutkan, jika TR sudah mangkir dari kewajiban dinasnya di lingkungan Pemkot Surabaya sejak kasus dugaan penipuan rekrutmen itu mencuat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved