Breaking News:

Kemenag Jatim: Semua Keberangkatan ke Tanah Suci Diatur di Jakarta

semua keberangkatan ibadah haji dan umrah dipusatkan di Jakarta. Untuk di Surabaya masih baru proses pendekatan.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Rudy Hartono
net
ilustrasi manasik haji 

SURYA.co.id|SURABAYA - Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag Jatim Nurul Huda, mengatakan, semua keberangkatan ibadah haji dan umrah dipusatkan di Jakarta. Untuk di Surabaya masih baru proses pendekatan.

"Tujuannya supaya bagaimana agar Jawa Timur bisa dibuka untuk keberangkatan. Sehingga ini masih proses," ujarnya, Minggu (9/1/2022).

Menurutnya, setiap ketentuan yang mengatur jamaah sudah diatur oleh pusat, khususnya terkait karantina. Disamping itu, rata rata yang berangkat diprioritaskan berasal dari pemilik travel.

"Kalau nantinya Surabaya kembali dibuka. Tentunya mengikuti aturan dari pusat. Tapi hingga sampai saat ini masih belum boleh dibuka," katanya.

"Saya mengharap kepada mereka yang berangkat, karena ini dalam rangka menumbuh kembangkan kepercayaan yang selama ini digoyahkan. Maka dari itu sangat berharap seluruh pihak penyelenggara haji dan umrah serta jamaah memenuhi kriteria yang sudah disampaikan oleh pemerintah," imbuhnya.

Sebelumnya diinformasikan, menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor B-13007/Dj/Dt.II.IV/Hj.09/12/2021, tanggal 13 Desember 2021, perihal Rencana Keberangkatan Jemaah Umrah, beberapa hal disampaikan oleh pemerintah.

Yakni, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mencabut suspend bagi Warga Negara Indonesia,untuk berkunjung ke Arab Saudi sehingga penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah telah dan dapat  dilaksanakan.

Keberangkatan jamaah  umrah dari Indonesia pada masa pandemi Covid-19 memiliki persyaratan antara lain telah melakukan vaksinasi dosis lengkap, melampirkan sertifikat vaksinasi Covid-19 yang telah diverifikasi oleh Kemenkes RI, mengikuti skema karantina bagi Jemaah yang divaksinasi Covid-19 dengan vaksin selain yang digunakan oleh Arab Saudi.

Serta PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) wajib melaporkan rencana keberangkatan Jemaah umrah melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved