Berita Lamongan

Awal Tahun Usai Libur Semester dan Nataru, SMP di Lamongan PTM 100 Persen, SD masih 50 PTM Persen

SMP sederajat di Lamongan sudah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Sekolah di Lamongan yang masih tergenang banjir, Minggu (2/1/2022). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Usai memberlakukan pembelajaran secara daring, awal tahun ini SMP sederajat di Lamongan sudah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Sementara untuk tingkat SD baru diberlakukan PTM 50 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif saat dikonfirmasi SURYA.CO.ID mengatakan, proses belajar mengajar di Lamongan usai libur semester dan tahun baru ini semua sekolah SMP di Lamongan telah diberlakukan masuk 100 persen PTM dengan penyesuaian, yaitu dengan mengurangi jam pelajaran dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

"Untuk SMP karena sudah vaksin kami lakukan PTM 100 persen, sedangkan untuk SD masih 50 persen," kata Munif Syarif, Selasa (4/1/2022).

Dikatakan, untuk siswa SD vaksinasi hingga saat ini terus dilakukan dan pihaknya akan kooperatif dalam memfasilitasi kegiatan vaksinasi anak dalam mendukung PTM ke depan.

Selain itu, sesuai SKB 4 menteri untuk wilayah yang berada di PPKM level 1 dan 2 sudah bisa menggelar PTM.

"Harapan kami anak-anak sehat, pembelajaran bisa kembali normal seperti sebelumnya, karena guru, tenaga pendidikan dan siswa sudah mendapatkan vaksinasi dan tetap melaksanakan protokol kesehatan," ungkapnya.

Namun karena saat ini ada wilayah Lamongan yang terendam banjir, pihaknya tidak memberlakukan PTM 100 persen dan 50 persen ini.

"Untuk proses pembelajaran di kawasan yang terkena banjir dilakukan secara daring dan menyesuaikan," jelasnya.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved