Breaking News:

Berita Surabaya

PT Telkom Indonesia Ambil Alih Saham PT Sigma Tata Sadaya dan Inbreng Hyperscale Data Center

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat bisnis data center (DC) melalui anak usahanya, PT Sigma Tata Sadaya (STS).

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
Telkom
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi (tengah) bersama Direktur STS Andreuw ThAF. (kiri) dan Vice President Strategic Investment Digital Telco Telkom Yusuf Wibisono usai penandatanganan Akta Pengambilalihan Saham PT Sigma Tata Sadaya & Akta Inbreng Tanah, Bangunan, & Perangkat Hyperscale Data Center. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat bisnis data center (DC) melalui anak usahanya, PT Sigma Tata Sadaya (STS).

Telkom melakukan penyertaan modal dalam bentuk cash dan non-cash berupa aset (inbreng) tanah, bangunan, dan perangkat Hyperscale Data Center (HDC).

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Akta Pengambilalihan Saham PT STS & Akta Inbreng Tanah, Bangunan, dan Perangkat HDC yang masih dalam tahap kontruksi antara Telkom dengan STS, pada akhir tahun 2021 (27/12/2021) lalu, yang dilakukan secara hybrid  dengan protokol kesehatan yang ketat.

Hadir secara fisik dalam acara tersebut Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi dan Direktur STS Andreuw Th.A.F.

Sedangkan melalui video conference, hadir Direktur Network & IT Solution Telkom Herlan Wijanarko dan Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom, Heri Supriadi menyampaikan bahwa konsolidasi data center ke dalam satu entitas (Data Center Co.) yang langsung berada di bawah Telkom merupakan bentuk keseriusan perusahaan dalam mengelola aset data center dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan.

Sementara itu, Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya dalam kesempatan sebelumnya menyampaikan bahwa aksi korporasi ini sebagai salah satu langkah penting dalam upaya transformasi perusahaan.

Dengan langkah ini, diharapkan TelkomGroup dapat lebih fokus dalam peningkatan kapabilitas dan value bisnis data center yang lebih optimal di masa mendatang.

“Bisnis data center merupakan bisnis yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan ekonomi digital, e-commerce yang diproyeksikan  akan terus berekspansi sehingga kami meyakini kebutuhan data center akan terus mencatatkan pertumbuhan  positif” tambah Budi, Senin (3/1/2022).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved