Breaking News:

Berita Banyuwangi

Lantik 183 Pejabat Fungsional, Bupati Ipuk Minta Terus Budayakan Kerja Inovatif Layanan Publik

Sebanyak 183 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Banyuwangi dilantik menjadi jabatan fungsional.

Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat melantik dan mengambil sumpah 183 pejabat fungsional di Pendapa Banyuwangi, Jumat (31/12/2021) malam. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Bertepatan dengan malam pergantian tahun baru 2022, sebanyak 183 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Banyuwangi dilantik menjadi jabatan fungsional.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Pendapa Banyuwangi pada Jumat (31/12/2021) malam, oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Kepada mereka yang baru dilantik, Bupati Ipuk meminta untuk bergotong royong menciptakan inovasi terutama terkait pelayanan publik.

Pelantikan ini, menurut Bupati Ipuk, merupakan penyederhanaan birokrasi melalui penyetaraan jabatan struktural ke jabatan fungsional. Hal tersebut sejalan dengan ketentuan Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional.

"Penyederhanaan birokrasi ini menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo. Selain memangkas struktural menjadi dua level, dilakukan juga penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional," jelas Bupati Ipuk.

Penyederhanaan ini, pemerintah manargetkan harus selesai pada akhir tahun 2020. Namun untuk lingkungan pemerintah daerah target tersebut dengan berbagai hal yang ada, akhirnya ditunda sampai pada akhir Desember 2021.

Menurut Bupati Ipuk, Pemkab Banyuwangi melakukan penyetaraan jabatan ini setelah terbitnya surat persetujuan penyetaraan jabatan.

"Surat baru kami terima pada 30 Desember malam, sehingga kami bisa melaksanakan pelantikan pada malam ini," terang Bupati Ipuk.

Bupati Ipuk juga berpesan kepada para pejabat fungsional yang baru saja dilantik, untuk dapat melaksanakan tugas sesuai dengan apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi baru pada saat ini.

“Tujuan dari penyederhanaan birokrasi ini, agar pola pikir ASN berubah menjadi pola pikir yang lebih mengoptimalkan fungsi-fungsi spesifik tugas yang mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Ipuk.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved