Breaking News:

Berita Malang Raya

Konsep Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, Tembok Pembatas akan Dihilangkan

Tembok pembatas yang selama ini berada di Alun-Alun Tugu Kota Malang bakal dihilangkan dan diganti dengan jogging track.

surya.co.id/rifky edgar
Alun-alun Tugu Kota Malang 

SURYA.CO.ID, MALANG - Rencana proses penataan kembali Alun-Alun Tugu Kota Malang (Alun-Alun Bundar) kini hampir melalui tahap finalisasi antara konsultan dengan Pemerintah Kota Malang.

Konsep terbaru, nantinya tembok pembatas yang selama ini berada di Alun-Alun Tugu Kota Malang bakal dihilangkan dan diganti dengan jogging track.

Kesepakatan ini terjadi, dalam forum group discussion yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, bersama dengan Wali Kota Malang, Ketua DPRD Kota Malang dan konsultan pembangunan di Ijen Suites, Selasa (28/12/2021).

"Tembok nanti akan kami hilangkan. Termasuk pagar dari tumbuhan juga akan kami hilangkan. Karena Alun-Alun Tugu ini ruang publik, maka akan kami dengan jogging track," ucap Wali Kota Malang, Sutiaji.

Dari hasil pemaparan pihak konsultan, desain dari Alun-Alun Tugu tetap sama seperti sedia kala.

Hanya saja, ada penambahan tatanan tumbuhan dan permainan lampu yang menjadi desain baru dari taman yang berada di jantung Kota Malang itu.

Baca juga: Putri Indonesia Jawa Timur 2022 Adinda Cresheilla Kepincut Batik Tulis Karya WBP Rutan Sumenep

"Termasuk nanti akan kami beri area WiFi. Ini saya kira sangat penting untuk memberikan fasilitas tambahan bagi masyarakat," ujarnya.

Sutiaji menambahkan, dengan dihilangkannya tembok pembatas ini, menjadikan desain Alun-Alun Tugu kembali pada konsep awal.

Pada saat itu, Alun-Alun Tugu merupakan tanah lapang yang kemudian dibangun oleh Belanda pada 1920 silam.

Baru pada 1953, Bung Karno meresmikan pembangunan Alun-Alun Tugu, setelah pada 1945, tugu yang berada di Alun-Alun Bundar tersebut hancur.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved