Breaking News:

Berita Banyuwangi

Kementerian dan Pemprov Jatim Apresiasi Banyuwangi Sertifikasi Aset Terbanyak se-Indonesia

Sertifikat itu masuk dalam program Presiden Joko Widodo yaitu program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Humas Pemkab Banyuwangi
Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Jawa Timur, yang digelar Kementerian ART/BPN, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (27/12/2021). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) dan Pemprov Jawa Timur, mengapresiasi kinerja Banyuwangi yang berhasil melakukan sertifikasi aset tidak hanya terbanyak di Jatim melainkan se-Indonesia.

"Penyelamatan aset milik negara dan barang milik negara sangat penting. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan barang dan aset milik negara. Maka, penyelamatan aset milik negara ini menjadi penting," kata Gubernur Jatim, Khofidah Indar Parawansa, saat Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Jawa Timur, yang digelar Kementerian ART/BPN, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (27/12/2021).

Pada acara yang dihadiri secara virtual oleh Menteri ATR/BPN Sofyan A. Djalil tersebut, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menerima sertifikat tanah aset pemerintah daerah.

Banyuwangi menjadi daerah terbanyak yang berhasil melakukan sertifikasi aset pemerintah sebanyak 2100 sepanjang 2021. Ini merupakan sertifikasi aset terbanyak tidak hanya di Jawa Timur melakukan seluruh Indonesia.

Gubernur mengajak para kepala daerah untuk turut mengawasi aset milik negara yang diserahterimakan kepada para kepala daerah itu.

"Para Bupati/Walikota diharapkan bisa memastikan bahwa aset-aset milik kabupaten/kota yang mereka pimpin ini sudah termonitor sesuai dengan target yang harus dicapai masing-masing daerah," pesannya.

Baca juga: Basarnas Surabaya Kerahkan Semua Alat Utama dan Siagakan Rescuer Selama Siaga SAR Khusus Nataru

Khofifah berpesan untuk saling menguatkan dan bersinergi di dalam mencari format bagaimana percepatan sertifikasi bisa dilakukan, sehingga penyelamatan barang milik negara dan aset milik negara bisa dilakukan dengan berbagai maksimalisasi dan ikhtiar.

"Mudah-mudahan semuanya bisa cepat selesai dan memberikan penyelamatan dari seluruh aset dan barang milik negara yang ada di lingkungan Pemda se-Jawa Timur. Terima kasih semuanya, semoga memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan di kabupaten/kota dan provinsi Jawa Timur ," harapnya.

sertifikasi aset dan pendaftaran tanah pada umumnya tidak hanya sekadar terbitnya sertifikat, namun lebih pada kepastian hukum karena terbitnya sertifikat merupakan multiplier perekonomian.

"Dengan terbitnya sertifikat maka akan mendorong terbentuknya iklim berusaha dan investasi dan tentunya hal ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Ipuk.

Ipuk sendiri telah memberikan penghargaan kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuwangi saat peringatan Hari Jadi Banyuwangi ke-250, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi, Sabtu (18/12/2021) lalu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved