Breaking News:

'Kelana Batik 3 Negeri' Meriahkan Hari Ibu di Perth Australia

Warga Negara Indonesia di luar negeri tak kalah semangat memperingati hari yang bersejarah bagi perjuangan perempuan Indonesia. Seperti di Perth

Editor: Musahadah
Lolita Hall for surya.co.id
Tim kerja Kelana Batik 3 Negeri. Ki-ka: Miska Suryanita, Novita Avalist dan penggagas acara Lolita Hall. 

SURYA.CO.ID, PERTH - Antusiasme perayaan Hari Ibu setiap tanggal 21 Desember tak hanya ditunjukkan masyarakat di Indonesia.

Warga Negara Indonesia di luar negeri tak kalah semangat memperingati hari yang bersejarah bagi perjuangan perempuan Indonesia. Seperti di Perth, Western Australia.

Perayaan  hari ibu ke-93 di Kota Perth diinisiasi Lolita Hall, pemerhati dan pecinta wastra Indonesia.

Acara bertajuk “Kelana Batik 3 Negeri’ ini dibungkus dengan suasana “Afternoon Tea” yang akrab dan informatif dalam balutan tradisi peranakan Cina.

Acara yang didukung penuh Dharma Wanita Persatuan KJRI Perth dan Diaspora IDN-WA dibuka penampilan Suhu Chi-kung (Qi Gong) Alex Liem yang menampilkan tehnik pernafasan tenaga dalam untuk kesehatan dan penyembuhan. Dilanjutkan foto bersama.

Baca juga: Lestarikan Budaya Bangsa, Warga Indonesia di Perth Australia Kenalkan Batik Madura dan Filosofinya

Kemudian, lagu Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki dikumandangkan.

Dilanjutkan penampilan tarian selamat datang “Ronggeng Manis” yang memiliki makna ungkapan rasa kegembiraan remaja putri Betawi. Tarian ini merupakan akulturasi dari budaya Betawi, Arab dan Cina klasik.

Pada sesi informasi, dihadirkan Hartono Sumarsono sang kolektor batik di Jakarta sebagai nara sumber secara virtual mengenai Selayang Pandang batik 3 Negeri.

Tampak antusiasme ibu ibu mendengarkan dan bertanya pada sang kolektor mengenai kisah Batik 3 Negeri.

Hartono bercerita, Batik 3 Negeri yang lahirnya di Solo mitosnya di buat di 3 lokasi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved