Rabu, 22 April 2026

Piala AFF 2020

'BISMILLAH', Pesan Egy Maulana Vikri Jelang Hadapi Thailand di Final Piala AFF 2020, ini Biodatanya

"Bismillah", itulah salah satu kata yang ditulis dalam pesan Egy Maulana Vikri jelang menghadapi Thailand di Final Piala AFF 2020.

SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri (kiri). Simak Pesan Egy Maulana Vikri Jelang Hadapi Thailand di Final Piala AFF 2020. 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - "Bismillah", itulah salah satu kata yang ditulis dalam pesan Egy Maulana Vikri jelang menghadapi Thailand di Final Piala AFF 2020.

Profil dan biodata Egy Maulana Vikri bisa dilihat di akhir artikel ini.

Diketahui, final Piala AFF 2020 akan menyajikan pertandingan Timnas Indonesia vs Thailand.

Rencananya, duel pertandingan puncak Piala AFF 2020 itu akan berlangsung dalam dua leg.

Leg pertama akan dimulai pada 29 Desember 2021 dan tiga hari kemudiannya bakal dilaksanakan leg kedua.

Pemain timnas U-19 Indonesia, Egy Maulana Vikri, melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang timnas U-19 Taiwan dalam Piala Asia U-19 2018.
Pemain timnas U-19 Indonesia, Egy Maulana Vikri, melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang timnas U-19 Taiwan dalam Piala Asia U-19 2018. (the-afc.com)

Egy Maulana Vikri selaku salah satu pemain skuat Garuda memberikan pesan penting.

Dalam pesan tersebut, Egy mengingatkan tiga hal untuk rekan-rekan timnas Indonesia.

Yakni melupakan sejenak euforia kemenangan di semifinal Piala AFF 2020 melawan timnas Singapura, melakukan evaluasi diri, dan bersungguh-sungguh menatap laga final melawan timnas Thailand.

"Lupakan kemenangan kemarin, intropeksi, ayo (timnas Indonesia) fokus ke final!," tulis Egy Maulana Vikri di Instagram stories-nya, 26 Desember 2021.

"Dua pertandingan terakhir (dua leg di final Piala AFF 2020). Bismillah," pungkasnya.

Biodata Egy Maulana Vikri

Melansir dari Tribun Video, Egy Maulana Vikri lahir di Medan, Sumatera Utara pada 7 Juli 2000.

Ia merupakan putra dari pasangan Syarifuddin dan Aspiyah.

Pemain yang kini berlaga di Polandia ini menyukai sepakbola sejak kecil.

Hal itu karena lingkungan keluarga yang juga menyukai sepakbola.

Syarifuddin pun dulunya juga merupakan pemain sepakbola.

Sebelumnya, sang kakak telah lebih dulu dikenalkan dengan sepakbola oleh Syarifuddin.

Meski sudah minta dibelikan sepatu sejak umur empat tahun, ternyata Egy baru mahir mengikat tali sepatu setelah kelas 6 SD.

Untuk mengikat tali sepatu, ia meminta bantuan teman atau ayahnya.

Di sebuah lemari di rumah Egy Maulana Vikri, tersimpan berbgai trofi.

Selain trofi Egy Maulana Vikri, beberapa di antaranya merupakan trofi Syarifuddin dan Yusrizal Muzakki, kakak Egy.

Selain itu, potongan koran yang memuat berita tentang Egy Maulana Vikri juga terpajang rapi di dinding.

Egy Maulana Vikri mengenyam pendidikan sepakbola di SSB Tasbi, Medan.

Bakat Egy Maulana Vikri semakin terasah ketika ia bergabung dengan Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI) Sumatera Utara.

Kala itu ia berlaga pada Grassroots Indonesia U-12 Tournament 2012, yang diadakan di tangerang Selatan.

Egy Maulana Vikri berhasil menjadi top scorer setelah menyarangkan 10 gol di gawang lawan.

Berkat hal ini juga, klubnya tampil sebagai juara.

Pada tahun 2015, Egy mampu membawa Indonesia juara Gothia Cup 2015, di Swedia.

Bahkan, ia juga diganjar hadiah sebagai pemain terbaik.

Egy Maulana Vikri menjadi satu diantara pemain yang diandalkan Persab Brebes pada kompetisi Piala Soeratin 2016.

Pada kompetisi itu, Persab Brebes tampil sebagai juara.

Selain itu, Egy Maulana dinobatkan menjadi pemain terbaik sekaligus top scorer Piala Soeratin 2016.

Ia juga tercatat pernah mendapat Jouer Revelation Trophee pada Toulon Turnament 2017.

Penghargaan ini juga pernah didapatkan Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo.

Kala itu, panelis turnamen menilai Egy Maulana Vikri sebagai pemain yang berpengaruh di tim.

Ia juga menjadi satu-satunya penerima Jouer Revelation Trophee meskipun tim yang dibela tidak lolos fase grup.

Bahkan pelatih Espanyol menjuluki Egy Maulana sebagai Messinya Indonesia karena kemampuannya dalam mengolah bola.

Egy Maulana Vikri juga tercatat bergabung dengan Timnas Indonesia.

Bersama Timnas Indonesia U-18, Egy Maulana berhasil menjadi top scorer pada Piala AFF U-18 tahun 2017.

Berikut adalah riwayat tim Egy Maulana Vikri:

- 2018 Lechia Gdansk

- 2015 Apacinti Football Academy

- 2013-2017 Diklat Ragunan

- 2012 SSB Tasbi Medan

Penghargaan Tim

- Lechia Gdansk, juara Piala Polandia 2019

- Timnas Indonesia, juara 3 Piala AFF U-18 tahun 2017

- ASIOP Apacinti, juara Gothia Cup 2016

- Persab Brebes, juara Soeratin Cup 2016

- SSB Tasbi, juara Grassroots Indonesian U-12 Tournament 2012

Penghargaan Pribadi

- Top Scorer AFF U-18 2017

- Breakthrough Player Toulon Tournament 2017

- Top Scorer Soeratin Cup 2016

- Pemain Terbaik Gothia Cup 2016

- Top Scorer Gothia Cup 2016

- Top Scorer Grassroots Indonesian U-12 Tournament 2012.(*)

>> Ikuti Berita Piala AFF 2020

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved