Berita Palembang

La Nina Picu Banjir Besar di Palembang, Hampir Semua Jalan Kota Terendam

Bbanji terjadi di kawasan Seberang Ulu 1 dan Seberang Ulu 2. Kemudian jalan protokol Kapten Rivai, Basuki Rahmat, Sudirman, R Soekamto

Editor: Suyanto
kompas.com
Banjir di Kota Palembang sejak Sabtu (25/12/2021) dini hari. Banjir akibat hujan lebat fenomena La Nina 

SURYA.co.id I PALEMBANG - Banjir besar melanda Kota Palembang, Sumatera Barat sejak Sabtu (25/12/2021) dini hari.

Banjir disebabkan hujan lebat yang disertai angin kencang. Banjir membuat seluruh jalan raya dan rumah warga terendam air dengan ketinggian mencapai 1 meter.

Pantauan di lapangan, banjir tersebut terjadi di kawasan Seberang Ulu 1 dan Seberang Ulu 2. Kemudian jalan protokol Kapten Rivai, Basuki Rahmat, Sudirman, R Soekamto, Letnan Sumanjuntak dan Kolonel H Burlian.

Seluruh kendaraan yang terjebak banjir, baik roda dua dan roda empat mengalami mogok karena mesin terendam air.

Akibatnya, kemacetan panjang hampir terjadi di seluruh jalan protokol.

Yanto (48) warga Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang mengatakan, kondisi air mulai naik ke permukaan sekitar pukul 04.00 WIB.

Debit air yang tinggi, tak mampu ditampung oleh bendungan sungai hingga menyebabkan banjir merendam rumah warga. "Ini kejadian keempat bajir besar selama beberapa tahun. Sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ini," kata Yanto.

Ia melanjutkan, bendungan sungai sebelumnya memang sempat dikeruk. Hanya saja, lantaran hujan yang terjadi sangat deras membuat air menjadi semakin tinggi.

"Barang-barang di rumah terpaksa ditinggikan agar tidak terendam," ujarnya. Akibat fenomena La Nina Terpisah, Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan Wandayantolis mengatakan, hujan ekstrem dengan curah lebat ini baru terjadi sejak 31 tahun terakhir. Dari catatan mereka, curah hujan di Palembang mencapai 159.7 milimeter.

"Ini adalah rekor tertinggi curah hujan pada bulan Desember sejak 31 tahun terakhir," ujarnya.

Ia pun mengatakan, curah hujan tinggi tersebut berlangsung akibat fenomena La Nina. Wandayantolis juga mengimbau kepada warga agar waspada ketika hujan tinggi berlangsung. "Terutama yang tinggal di bantaran sungai kami imbau untuk tetap waspada," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diguyur Hujan Deras Dini Hari, Palembang Dikepung Banjir",

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved