Berita Lumajang
Progres Pembangunan Jembatan Gantung di Piket Nol Kabupaten Lumajang, Tuntas Uji Tanah
BBPJN Jawa Timur menuntaskan pengeboran tanah sedalam 30 meter, untuk mengukur kekuatan kontur tanah.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Tahap awal rencana pembangunan jembatan gantung darurat di kawasan Gladak Perak, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang baru saja selesai.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali baru saja menuntaskan pengeboran tanah sedalam 30 meter, untuk mengukur kekuatan kontur tanah.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 BBPJN Jawa Timur-Bali Rizal Sanaba mengatakan, hasil pengerjaan ini menunjukkan kontur tanah di kawasan Gladak Perak sangat mendukung untuk dibangun jembatan gantung.
Mutu pasir dan batu diyakini kuat memikul beban jembatan gantung.
Akan tetapi, yang sedikit menghambat pengerjaan, di lokasi sekitar terdapat tebing-tebing batu besar.
Sehingga pihaknya harus benar-benar teliti menentukan titik-titik pemasangan komponen jembatan gantung.
Baca juga: Pemeriksaan Sopir, Kondektur dan Penumpang Bus di Terminal Wisata Kambang Putih Tuban
Tujuannya, supaya tidak terjadi kesalahan fatal yakni gagal konstruksi.
"Sedangkan lahan yang tersedia sangat sempit. Itu mungkin problem awal kami, jadi tidak bisa langsung melaksanakan pembangunan," kata Rizal.
Skenario awal untuk mengatasi kendala itu, pihaknya akan melakukan pemerataan tebing batu, sebelum memulai pembangunan.
Pertama, sebagaian material tebing batu akan dihancurkan menggunakan metode blasting.
"Tadi kami mendatangkan tim ahli dari Jakarta dan Bandung, kami sudah diarahkan segera melakukan pembangunan," ujarnya.
Rizal menjelaskan, jembatan gantung darurat didesain untuk bisa dilewati sepeda motor dan roda tiga.
Namun, hal itu masih belum bisa dipastikan. Sebab, direncanakan ambulans juga bisa melintasi jembatan gantung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sampling-pengukuran-kontur-tanah-di-kawasan-gladak-perak.jpg)