Breaking News:

Ekspor Akhir Tahun Pabrik Camilan Ini Tembus Hingga 55 Negara

Menutup Tahun 2021, Kokola Group bersama sejumlah perusahaan lainnya yang tersebar di 26 provinsi secara serentak

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Rudy Hartono
surya/wiwit purwanto
Pelepasan ekspor akhir tahun wafer dan biskuit Kokola Group 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Masa pandemi bukan menjadi halangan Kokola Group untuk terus berinovasi, bertahan dan berkembang di dunia ekspor.

Menutup Tahun 2021, Kokola Group bersama sejumlah perusahaan lainnya yang tersebar di 26 provinsi secara serentak melakukan pelepasan ekspor produk Indonesia ke pasar global, Kamis (23/12/2021).

International Business Director Kokola Group, Edy Siswanto mengatakan, ekspor akhir tahun ini sebagai bentuk dari Kokola Group yang berkomitmen terus meningkatkan ekspor untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia.

" Saat ini ada 55 negara yang telah menjadi pasar ekspor Kokola Group. Seperti Australia, China,South Korea, Philipine dan Vietnam. Ini adalah top 5 ekspor kami, dan kedepannya kami targetkan penetrasi market ke 70 negara. “ ujarnya disela seremoni pelepasan ekspor akhir tahun 2021  di pabrik Kokola, Driyorejo Gresik.

Kokola Group sendiri telah mengekspor produk biskuit dan wafer sebanyak 1.500 kontainer ke sejumlah pasar global selama 2021.

Managing Director Kokola Group Richard Cahadi menyatakan, saat ini komposisi untuk pasar ekspor 50% dan sisanya 50% untuk domestik.

“ Untuk itu, Kokola Group berencana melakukan langkah strategis untuk memperkuat pasar internasional melalui berbagai ekshibisi di dalam dan luar negeri. “  ujarnya.

Produk Kokola Group dipasarkan ke seluruh supermarket besar yang ada di Indonesia maupun supermarket berbagai negara dunia guna memperluas pemasaran produk  indonesia dengan kualitas eksport .

Saat ini Kokola Group mengeskpor lebih dari 70 item produk dan memiliki Global Top 3 Products. Yakni Kukis Kokola , Majorico Wafer Roll dan Malkist Kokola.

Hal tersebut menunjukkan, ekspor produk Biskuit dan Wafer olahan dari Kokola Group mampu bersaing di pasar global.

Secara seremonial Kementrian perdagangan, melakukan pelepasan ekspor produk Indonesia ke pasar global secara serentak di 26 provinsi dengan penyebaran di 62 kota/kabupaten.

"Momen pelepasan ekspor produk bernilai tambah merupakan wujud konkret dukungan pemerintah pusat dan daerah kepada para pelaku bisnis untuk terus berupaya dalam meningkatkan nilai ekspor indonesia di tahun 2022 mendatang," kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Menurutnya tujuan terselenggaranya pelepasan ekspor 2021 ini untuk menginspirasi memotivasi bagi pelaku bisnis untuk terus mengembangkan ekspor nya dengan tetap mendorong inovasi dan daya saing produk.

"Pelaku bisnis terus berinovasi menciptakan produk bernilai tambah dan memanfaatkan peluang pasar yang ada agar dapat bersaing di dalam dan luar negeri," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved